| dc.description.abstract |
Pendahuluan: Osteoartritis genu merupakan penyakit sendi degeneratif yang
sering menimbulkan nyeri, kekakuan, dan keterbatasan fungsi, terutama pada usia
dewasa dan lanjut usia. Status kesehatan pasien tidak hanya dipengaruhi oleh
derajat kerusakan struktural sendi, tetapi juga oleh komposisi tubuh, seperti indeks
massa tubuh (IMT), massa lemak, dan massa otot. Namun, peran masing-masing
komponen tersebut terhadap status kesehatan pasien osteoartritis genu masih
belum sepenuhnya dipahami. Tujuan: Menganalisis hubungan IMT, massa
lemak, dan massa otot terhadap status kesehatan pasien osteoartritis genu di RSU
Haji Medan. Metode: Penelitian kuantitatif analitik dengan desain observasional
cross-sectional. Sampel sebanyak 70 pasien osteoartritis genu dipilih
menggunakan teknik purposive sampling di Poli Reumatologi dan Poli Ortopedi
RSU Haji Medan. IMT dihitung dari pengukuran berat dan tinggi badan,
sedangkan massa lemak dan massa otot diukur menggunakan Body Composition
Analyzer OMRON Karada Scan HBF-375. Status kesehatan dinilai menggunakan
kuesioner WOMAC. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat
menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Tidak terdapat hubungan bermakna
antara IMT dan status kesehatan (p = 0,730; r = 0,042). Massa lemak
menunjukkan hubungan signifikan dengan status kesehatan (p = 0,028; r =
−0,262) dengan arah korelasi negatif dan kekuatan lemah. Massa otot tidak
menunjukkan hubungan bermakna dengan status kesehatan (p = 0,094; r = 0,202).
Kesimpulan: Massa lemak berhubungan signifikan dengan status kesehatan
pasien osteoartritis genu, sedangkan IMT dan massa otot tidak menunjukkan
hubungan yang bermakna. |
en_US |