Abstract:
Latar Belakang: Osteoartritis genu merupakan penyebab utama nyeri dan
keterbatasan fungsional pada usia dewasa dan lanjut usia. Nyeri osteoartritis tidak
hanya dipengaruhi oleh kerusakan struktural sendi, tetapi juga oleh komposisi
tubuh, seperti indeks massa tubuh (IMT), massa lemak, dan massa otot. Namun,
peran masing-masing komponen komposisi tubuh terhadap derajat nyeri
osteoartritis genu masih belum sepenuhnya dipahami. Tujuan: Menganalisis
hubungan IMT, massa lemak, dan massa otot dengan derajat nyeri pada pasien
osteoartritis genu. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain analitik
observasional cross sectional ini melibatkan 70 pasien osteoartritis genu pada
November – Desember 2025 di RSU Haji Medan yang dipilih dengan consecutive
sampling. Derajat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). IMT
dihitung dari berat badan dan tinggi badan, sedangkan massa lemak dan massa otot
diukur menggunakan OMRON Karada Scan HBF-375. Analisis data dilakukan
menggunakan uji Spearman dan regresi logistik ordinal. Hasil: Uji Spearman
menunjukkan hubungan signifikan antara IMT (r = 0,309; p < 0,001), massa lemak
(r = 0,477; p < 0,001), dan massa otot (r = –0,303; p < 0,001) dengan derajat nyeri.
Analisis multivariat menunjukkan massa lemak meningkatkan risiko nyeri lebih
berat (OR = 3,03; CI 95%: 1,29–7,13; p = 0,011), sedangkan massa otot bersifat
protektif (OR = 0,40; CI 95%: 0,16–0,99; p = 0,048). IMT tidak berhubungan
bermakna setelah kontrol variabel lain (p = 0,083). Kesimpulan: Massa lemak dan
massa otot berhubungan signifikan dengan derajat nyeri osteoartritis genu,
sedangkan IMT tidak menunjukkan hubungan bermakna.