| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keteladanan guru PAI dan
motivasi terhadap perilaku siswa di SMP Panca Budi Medan. Latar belakang
penelitian ini didasari oleh fenomena menurunnya perilaku disiplin, tanggung
jawab, dan etika siswa meskipun pembelajaran PAI telah dilaksanakan secara
rutin di tengah masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian
kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 44 siswa
yang diperoleh dengan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian
berupa angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data
dilakukan melalui uji regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa : (1) secara simultan keteladanan guru PAI (X1)
dan motivasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap perilaku siswa, yang
dibuktikan melalui uji F dengan nilai F-hitung = 6,680 dan signifikansi 0,003 (<
0,05). (2) Namun secara parsial, keteladanan guru PAI (X1) berpengaruh positif
dan signifikan terhadap perilaku siswa (Y) dengan nilai t-hitung = 3,414 dan sig.
0,001 , sedangkan (3) Motivasi (X2) tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t
hitung = -0,485 dan sig. 0,630 (> 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar
0,246 menunjukkan bahwa keteladanan guru PAI (X1) dan motivasi (X2) hanya
mampu menjelaskan 24,6% variasi perilaku siswa (Y), sementara 75,4% lainnya
dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini, seperti lingkungan keluarga, teman
sebaya, dan pengaruh media sosial. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa
keteladanan guru PAI berperan penting dalam membentuk perilaku siswa,
sedangkan motivasi tidak memberikan pengaruh signifikan apabila berdiri
sendiri, motivasi harus selalu berdampingan dengan keteladanan. Peran guru
sebagai teladan dalam sikap, ucapan, dan tindakan nyata menjadi faktor utama
dalam membangun perilaku positif siswa di sekolah. |
en_US |