Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/8641| Title: | Analisis Manajemen Risiko Penagihan Piutang Sebagai Alat Ukur Meminimalisir Risiko Pada Pelayanan Pelanggan PT. PLN Area Binjai |
| Authors: | Lubis, Tri Rizky |
| Keywords: | PT. PLN Area Binjai |
| Issue Date: | 27-Mar-2018 |
| Abstract: | Setiap aktivitas atau tindakan yang dilakukan suatu perusahaan tidak terlepas dari yang namanya risiko, risiko-risiko tersebut muncul dengan berbagai dampak serta kemungkinan yang dapat merugikan perusahaan, oleh karena itu manajemen risiko sangat diperlukan bagi perusahaan dengan tujuan meminimalisir setiap risiko yang ada, termasuk PT.PLN Area Binjai dalam menangani Segala aktivitasnya, terlebih yang berkaitan dengan pelanggan atau konsumen. Salah satu yang berkaitan dengan pelanggan adalah tidak lepas dari yang namanya tunggakan pelanggan, berdasarkan rumusan masalah penelitian tunggakan PAL (Piutang Aliran Listrik) terus meningkat namun tidak mencapai target (over target). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa tunggakan PAL (Piutang Aliran Listrik) terus meningkat namun tidak mencapai target (over target), dan menganalisis bagaimana manajemen risiko pada PT. PLN Area Binjai bagian pelayanan pelanggan Fungsi penagihan piutang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif, dengan teknik analisis data deskriptif Skema Pemeringkatan risiko yaitu metode penelitian dengan cara mengumpulkan data-data sesuai dengan yang sebenarnya kemudian data-data tersebut dikaji dan dianalisis untuk dapat memberikan gambaran mengenai masalah yang ada, dan kesimpulan. Pengumpulan data primer menggukan wawancara dan observasi langsung terhadap pihak terkait, data sekunder berupa berupa bukti catatan atau laporan historis tunggakan PAL yang telah tersusun dalam arsip perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya tunggakan PAL yang terus meningkat dan tidak sesuai target disebabkan dari kurangnya kesadaran dari masyarakat untuk membayar hutangnya hal ini termasuk kedalam (uncontrollable risk ) bagi perusahaan, terlebih lagi jumlah pelanggan yang terus secara pesat meningkat sementara jumlah pegawai terbatas, kemudian Manajemen risiko pada dilakukan dengan mengidentifikasi risiko,risiko pengukuran risiko, serta perlakuan atas risiko tersebut, dengan adanya manajemen risiko yang baik diharapkan akan dapat meminimalisir terjadinya risiko pada penagihan piutang |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/8641 |
| Appears in Collections: | Accounting |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| SKRIPSI.pdf | 637.05 kB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.