DSpace Repository

PENGARUH TERAPI BEKAM KERING TERHADAP PERUBAHAN NYERI PADA PENDERITA DISPEPSIA WARGA BINAAN PERMASYARAKATAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS 1 MEDAN

Show simple item record

dc.contributor.author NASUTION, WIFA SABILA
dc.date.accessioned 2026-10-13T03:23:07Z
dc.date.available 2026-10-13T03:23:07Z
dc.date.issued 2026-06
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32265
dc.description.abstract Latar Belakang: Dispepsia merupakan keluhan gastrointestinal yang dapat disertai nyeri atau rasa tidak nyaman pada daerah epigastrium. Kondisi lingkungan lembaga pemasyarakatan, termasuk tekanan psikologis dan keterbatasan aktivitas, dapat berkontribusi terhadap munculnya keluhan gastrointestinal pada warga binaan. Bekam kering merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang berpotensi membantu mengurangi nyeri melalui respons fisiologis yang ditimbulkan oleh tekanan negatif pada permukaan kulit. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi bekam kering terhadap perubahan intensitas nyeri pada penderita dispepsia warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sebanyak 23 responden dipilih melalui purposive sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan setelah pemberian terapi bekam kering. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test karena hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal. Hasil: Sebelum intervensi, rerata skor NRS adalah 6,13 ± 1,42 dan menurun menjadi 4,00 ± 1,04 setelah intervensi, dengan selisih rerata sebesar 2,13 poin. Sebelum terapi, 10 responden (43,5%) mengalami nyeri sedang dan 13 responden (56,5%) mengalami nyeri berat. Setelah terapi, 8 responden (34,8%) berada pada kategori nyeri ringan, 15 responden (65,2%) mengalami nyeri sedang, dan tidak ditemukan responden dengan nyeri berat. Hasil Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai Z = −4,252 dengan p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan intensitas nyeri yang bermakna antara sebelum dan setelah intervensi. Kesimpulan: Terapi bekam kering berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri pada penderita dispepsia warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan. en_US
dc.subject bekam kering en_US
dc.subject dispepsia en_US
dc.subject nyeri en_US
dc.subject Numeric Rating Scale en_US
dc.title PENGARUH TERAPI BEKAM KERING TERHADAP PERUBAHAN NYERI PADA PENDERITA DISPEPSIA WARGA BINAAN PERMASYARAKATAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS 1 MEDAN en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account