DSpace Repository

GAMBARAN DENSITAS NUMERIK GLOMERULUS TIKUS WISTAR PADA PEMBERIAN EKSTRAK AMPAS TEBU, KURKUMA, YANG DI INDUKSI DIET TINGGI LEMAK

Show simple item record

dc.contributor.author MANULLANG, SAFRIDA OKTAVIA
dc.date.accessioned 2026-10-13T03:18:24Z
dc.date.available 2026-10-13T03:18:24Z
dc.date.issued 2026-08-20
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32264
dc.description.abstract Pendahuluan: Diet tinggi lemak diketahui dapat menyebabkan gangguan metabolik yang berdampak pada berbagai organ, termasuk ginjal. Paparan diet tinggi lemak dalam jangka waktu tertentu dapat meningkatkan stres oksidatif dan inflamasi sehingga memicu perubahan struktur glomerulus ginjal. Berbagai bahan alam, seperti kurkuma dan ampas tebu, diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan efek nefroprotektif. Namun, pengaruh pemberian ekstrak ampas tebu dan kurkuma terhadap densitas numerik glomerulus masih belum banyak diteliti, khususnya dengan pendekatan metode stereologi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan densitas numerik glomerulus pada tikus Wistar yang diinduksi diet tinggi lemak setelah pemberian ekstrak ampas tebu dan kurkuma. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan bahan biologis tersimpan berupa ginjal tikus Wistar dari penelitian sebelumnya. Sampel terdiri atas 10 ekor tikus Wistar yang dibagi ke dalam lima kelompok, yaitu kelompok kontrol positif (diet tinggi lemak tanpa terapi), kelompok kontrol negatif (diet standar), kelompok kurkuma dosis 500 mg/kgBB, kelompok ekstrak ampas tebu dosis 500 mg/kgBB, dan kelompok ekstrak ampas tebu dosis 750 mg/kgBB. Jaringan ginjal diproses menjadi preparat histologi dan dianalisis menggunakan metode stereologi physical disector dengan bantuan perangkat lunak ImageJ/FIJI. Data hasil penghitungan glomerulus digunakan untuk menghitung densitas numerik glomerulus dan disajikan secara deskriptif. Hasil: Rerata densitas numerik glomerulus tertinggi diperoleh pada kelompok kurkuma dosis 500 mg/kgBB sebesar 1,035 × 10-3 mm³, diikuti kelompok kontrol negatif sebesar 9,16 × 10-4 mm³, kelompok ekstrak ampas tebu dosis 500 mg/kgBB sebesar 8,22 × 10-4 mm³, kelompok ekstrak ampas tebu dosis 750 mg/kgBB sebesar 7,98 × 10-4 mm³, dan kelompok kontrol positif sebesar 7,66 × 10-4 mm³. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi rerata densitas numerik glomerulus pada masing-masing kelompok perlakuan.Kesimpulan: Penelitian ini memberikan gambaran bahwa densitas numerik glomerulus berbeda secara deskriptif pada setiap kelompok perlakuan. Nilai rata-rata densitas numerik glomerulus tertinggi ditemukan pada kelompok kurkuma dosis 500 mg/kgBB, sedangkan nilai terendah terdapat pada kelompok kontrol positif (diet tinggi lemak tanpa terapi). Karena penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif, hasil yang diperoleh hanya menggambarkan distribusi densitas numerik glomerulus pada masing-masing kelompok dan tidak digunakan untuk menyimpulkan adanya perbedaan atau pengaruh antar kelompok. en_US
dc.subject Diet Tinggi lemak en_US
dc.subject densitas numerik glomerulus en_US
dc.subject kurkuma en_US
dc.subject ekstrak ampas tebu en_US
dc.subject tikus Wistar en_US
dc.title GAMBARAN DENSITAS NUMERIK GLOMERULUS TIKUS WISTAR PADA PEMBERIAN EKSTRAK AMPAS TEBU, KURKUMA, YANG DI INDUKSI DIET TINGGI LEMAK en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account