DSpace Repository

ANALISIS POTENSI ANTIOKSIDAN DAUN KETEPENG CINA (Senna alata L.) TERHADAP KANKER PAYUDARA MELALUI JALUR p53 DENGAN METODE MOLECULAR DOCKING DAN UJI DPPH (1,1-Diphenyl-2-picrylhydrazyl)

Show simple item record

dc.contributor.author EDYSTI
dc.date.accessioned 2026-10-12T04:51:26Z
dc.date.available 2026-10-12T04:51:26Z
dc.date.issued 2026-09-02
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32257
dc.description.abstract Latar Belakang: Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di dunia. Daun Ketepeng cina (Senna alata L.) mengandung senyawa Chrysophanol yang memiliki aktivitas antioksidan dan berpotensi sebagai agen antikanker melalui interaksi dengan protein p53. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun ketepeng cina menggunakan metode DPPH serta mengetahui potensi interaksi senyawa Chrysophanol terhadap protein p53 melalui metode molecular docking. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH pada panjang gelombang 517 nm. Vitamin C digunakan sebagai kontrol positif dengan konsentrasi 10–40 ppm, sedangkan ekstrak etanol daun Ketepeng cina diuji pada konsentrasi 100–800 ppm. Analisis aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan uji Mann–Whitney. Analisis molecular docking dilakukan untuk mengetahui afinitas ikatan senyawa Chrysophanol terhadap protein p53 dengan Docetaxel sebagai senyawa pembanding. Hasil: Vitamin C menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan ekstrak etanol daun Ketepeng cina. Aktivitas antioksidan tertinggi ekstrak etanol daun Ketepeng cina diperoleh pada konsentrasi 200 ppm. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada konsentrasi perlakuan dengan nilai p = 0,029, sedangkan pada persen inhibisi tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai p = 0,686. Hasil molecular docking menunjukkan bahwa Chrysophanol memiliki energi pengikatan sebesar −4,77 kcal/mol, konstanta inhibisi 319,05 µM, dan RMSD 1,989 Å, sedangkan Docetaxel memiliki energi pengikatan −2,47 kcal/mol, konstanta inhibisi 15.340 µM, dan RMSD 2,597 Å. Kesimpulan: Ekstrak etanol daun Ketepeng cina memiliki aktivitas antioksidan dan senyawa Chrysophanol menunjukkan afinitas ikatan yang lebih baik terhadap protein p53 dibandingkan Docetaxel, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai kandidat agen antikanker berbasis bahan alam. en_US
dc.subject Senna alata L en_US
dc.subject Chrysophanol en_US
dc.subject DPPH en_US
dc.subject molecular docking en_US
dc.subject p53 en_US
dc.title ANALISIS POTENSI ANTIOKSIDAN DAUN KETEPENG CINA (Senna alata L.) TERHADAP KANKER PAYUDARA MELALUI JALUR p53 DENGAN METODE MOLECULAR DOCKING DAN UJI DPPH (1,1-Diphenyl-2-picrylhydrazyl) en_US
dc.title.alternative EDYSTI en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account