Abstract:
Pertumbuhan volume kendaraan bermotor yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan
menjadi permasalahan utama di kawasan perkotaan, termasuk di Jalan Meteorologi Raya,
Deli Serdang. Pelebaran jalan telah dilakukan sebagai upaya peningkatan kapasitas, namun
evaluasi ilmiah terhadap dampaknya terhadap kinerja lalu lintas belum dilakukan secara
komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja lalu lintas dan tingkat
pelayanan ruas Jalan Meteorologi setelah pelebaran menggunakan metode Pedoman
Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Pengumpulan data dilakukan selama tujuh hari,
mulai 26 Januari hingga 1 Februari 2026, mencakup data primer berupa geometrik jalan,
volume lalu lintas per 15 menit, dan hambatan samping, serta data sekunder berupa data
kependudukan Kota Medan. Analisis meliputi perhitungan volume dalam satuan mobil
penumpang (smp/jam), kapasitas jalan, derajat kejenuhan, kecepatan arus bebas, kecepatan
tempuh, dan waktu tempuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas
tertinggi terjadi pada pukul 17.00–18.00 WIB sebesar 764,2 smp/jam, dengan kelas
hambatan samping Sangat Rendah (SR) bernilai 47,5. Kapasitas jalan diperoleh sebesar
3.467,52 smp/jam, menghasilkan derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,22. Kecepatan arus
bebas mencapai 48,48 km/jam dengan kecepatan tempuh rata-rata 46 km/jam dan waktu
tempuh 79 detik per kilometer. Tingkat pelayanan jalan berada pada kategori B,
menunjukkan arus yang stabil dengan kecepatan operasi yang mulai terbatas. Pelebaran
Jalan Meteorologi terbukti memberikan dampak positif terhadap kinerja lalu lintas dengan
kapasitas jalan yang memadai untuk melayani volume kendaraan saat ini.