Abstract:
Paving block merupakan material konstruksi yang banyak digunakan sebagai
lapisan perkerasan pada jalan lingkungan, trotoar, halaman, dan area parkir.
Pemanfaatan limbah abu tempurung kelapa dan fly ash sebagai bahan campuran
diharapkan dapat menjadi alternatif material yang lebih ramah lingkungan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu tempurung
kelapa dengan fly ash terhadap kuat tekan dan serapan air paving block serta
menentukan variasi campuran yang memberikan hasil terbaik. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimen dengan variasi abu tempurung kelapa sebesar
5%, 10%, 15%, dan 20%, sedangkan kadar fly ash dibuat tetap sebesar 50% pada
setiap variasi. Parameter yang diuji meliputi kuat tekan dan serapan air, kemudian
hasilnya dibandingkan dengan persyaratan paving block Mutu B berdasarkan SNI
03-0691-1996. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase abu
tempurung kelapa yang digunakan, nilai kuat tekan paving block cenderung
menurun, sedangkan nilai serapan air meningkat. Variasi campuran 5% abu
tempurung kelapa dengan 50% fly ash menghasilkan kuat tekan sebesar 18,90 MPa
dan serapan air sebesar 4,06%, sehingga memenuhi persyaratan Mutu B.
Sebaliknya, variasi 15% dan 20% menghasilkan kuat tekan di bawah 17 MPa dan
serapan air di atas 6%, sehingga tidak memenuhi persyaratan Mutu B.