DSpace Repository

PENGARUH STRES PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA TERHADAP PERILAKU EMOTIONAL EATING

Show simple item record

dc.contributor.author HRP, NADILA HAFILA
dc.date.accessioned 2026-10-09T08:34:54Z
dc.date.available 2026-10-09T08:34:54Z
dc.date.issued 2026-08-16
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32224
dc.description.abstract Pendahuluan: Stres merupakan salah satu masalah yang sering dialami mahasiswa kedokteran akibat tuntutan akademik dan berbagai tekanan selama proses pendidikan. Stres tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis, tetapi juga dapat memengaruhi perilaku makan, salah satunya emotional eating. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres terhadap perilaku emotional eating pada mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 111 mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2022, 2023, dan 2024 yang dipilih menggunakan teknik proportional sampling, dengan masing masing angkatan terdiri atas 37 responden. Tingkat stres diukur menggunakan Perceived Stress Scale-10 (PSS-10), sedangkan perilaku emotional eating diukur menggunakan Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ) subskala Emotional Eating. Analisis hubungan antara tingkat stres dan perilaku emotional eating dilakukan menggunakan Fisher-Freeman-Halton Exact Test. Hasil: Sebagian besar responden mengalami tingkat stres kategori sedang, yaitu sebanyak 67 orang (60,4%), diikuti kategori rendah sebanyak 27 orang (24,3%) dan kategori tinggi sebanyak 17 orang (15,3%). Sebagian besar responden memiliki perilaku emotional eating kategori rendah, yaitu sebanyak 64 orang (57,7%), diikuti kategori sedang sebanyak 34 orang (30,6%) dan kategori tinggi sebanyak 13 orang (11,7%). Pada kelompok dengan tingkat stres rendah, sebagian besar responden memiliki perilaku emotional eating kategori rendah yaitu sebanyak 26 orang (96,3%). Pada kelompok dengan tingkat stres tinggi, sebagian besar responden memiliki perilaku emotional eating kategori tinggi yaitu sebanyak 12 orang (70,6%). Hasil Fisher-Freeman-Halton Exact Test menunjukkan nilai p<0,001, yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perilaku emotional eating. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perilaku emotional eating pada mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. en_US
dc.subject Emotional eating en_US
dc.subject mahasiswa kedokteran en_US
dc.subject stres en_US
dc.title PENGARUH STRES PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA TERHADAP PERILAKU EMOTIONAL EATING en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account