Abstract:
Permasalahan yang terjadi pada sistem drainase Kelurahan Damai Kecamatan
Binjai Utara yaitu setiap tahunnya selalu tergenang air, khususnya pada musim
penghujan. Pada sejumlah saluran drainase , baik yang ada dalam lingkungan rumah
penduduk maupun saluran induk begitu hujan besar terjadi air meluap keluar dan
menggenangi pemukiman dan ruas jalan. Luas genangan banjir, tinggi genangan
±30 cm, dan lamanya genangan ±6 jam. Dari hasil survei dilapangan didapat data
data saluran drainase eksisting yaitu, untuk drainase primer adalah lebar 1 meter,
tinngi 1 meter dan panjang saluran 2.052 meter. Pada penelitian ini digunakan
metode Ej Gumbel dari hasil analisa didapat nilai debit (Q) rancangan untuk kala
ulang 2, 5 dan 10 tahun yaitu Q2 =0,947 m³/detik, Q5 =2,331 m³/detik, Q10 =3,258
m³/detik, dari hasil analisa didapat bahwasannya saluran drainase primer sudah
tidak mampu untuk menampung besarnya debit curah hujan. Maka dari itu solusi
untuk mengatasi masalah banjir ini perlu dilakukannya upaya pemulihan fungsi dan
penambahan ukuran penampang drainase agar mampu menampung debit yang lebih
besar lagi sehingga tidak terjadi banjir lagi pada saat musim penghujan.