| dc.description.abstract |
Peningkatan kebutuhan beton terus terjadi, sedangkan penggunaan semen
Portland perlu diminimalkan sebagai upaya mendukung penerapan konstruksi yang
lebih ramah lingkungan. Abu daun bambu (ADB) dan silica fume (SF) berpotensi
dimanfaatkan sebagai bahan substitusi sebagian semen karena mengandung silika
dalam jumlah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ADB dan
SF terhadap kelecakan serta kuat tekan beton dan memperoleh komposisi campuran
yang optimum. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen di
laboratorium dengan benda uji berbentuk silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30
cm, menggunakan variasi ADB sebesar 4%, 6%, 8%, SF 5%, serta kombinasi
keduanya berdasarkan ketentuan SNI. Pengujian slump dan kuat tekan
dilaksanakan pada umur beton 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
bertambahnya penggunaan ADB dan SF menyebabkan nilai slump menurun akibat
peningkatan kebutuhan air dan luas permukaan material. Kuat tekan tertinggi
dihasilkan oleh kombinasi ADB 4% dan SF 5%, yaitu 26,2 MPa, atau meningkat
4,8% dari beton normal sebesar 25,0 MPa. Sebaliknya, penggunaan ADB lebih dari
4% tanpa SF menurunkan kuat tekan karena berkurangnya semen Portland aktif dan
reaksi silika yang tidak optimal dalam pembentukan C-S-H. SF berlebihan juga
meningkatkan kekentalan campuran sehingga pemadatan kurang optimal dan dapat
membentuk rongga. Dengan demikian, ADB 4% dan SF 5% merupakan komposisi
optimum. |
en_US |