| dc.description.abstract |
Proyek pembangunan rumah tinggal, khususnya rumah elit bertingkat masih
rawan mengalami keterlambatan akibat pengendalian jadwal yang kurang optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjadwalan proyek pembangunan
rumah elit 3 lantai di Komplek Mayfair, Kota Medan menggunakan metode Critical
Path Method (CPM), serta menganalisis besarnya optimasi waktu yang dapat
dicapai melalui penerapan Fast Tracking pada aktivitas-aktivitas kritis. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa time
schedule dan gambar kerja proyek yang diolah dengan bantuan Microsoft Project
2016. Hasil analisis CPM menunjukkan durasi penyelesaian proyek selama 131
hari, atau 6 hari lebih singkat dibandingkan durasi pada jadwal existing sebesar 137
hari, atau sekitar 4,38% dari jadwal existing, dengan 23 aktivitas (33,3%) berada
pada jalur kritis yang membentuk dua sub jalur paralel meliputi pekerjaan struktur,
pasangan bata, pemipaan, plesteran, dan acian lantai 2-3. Penerapan Fast Tracking
dilakukan pada empat hubungan aktivitas kritis dengan mengubah tipe hubungan
Finish-to-Start menjadi Start-to-Start disertai lag, dengan besaran overlap dibatasi
maksimal 50% dari durasi aktivitas predecessor. Penerapan ini berhasil
mempercepat durasi proyek sebesar 22 hari kerja (16,79%), dari 131 hari menjadi
109 hari kerja, tanpa mengubah jumlah dan susunan aktivitas kritis (tetap 23
aktivitas atau 33,3%) maupun lingkup pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Fast Tracking merupakan strategi percepatan jadwal yang efektif diterapkan
pada proyek rumah tinggal bertingkat, namun tetap memerlukan pengendalian
mutu, koordinasi antarpekerja, dan pengawasan keselamatan kerja yang lebih ketat
pada zona-zona yang mengalami tumpang tindih pekerjaan. |
en_US |