Abstract:
Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas beton menggunakan bahan
ramah lingkungan, ekonomis, dan mampu meningkatkan kinerja beton sekaligus
mengurangi dampak lingkungan, salah satunya limbah organik ampas kopi dari
industri kafe dan rumah tangga. Pengujian ini dengan penambahan bahan antara
abu ampas kopi dan silika fume menjadi bahan alternatif dari berat semen. Maka
dari itu, studi ini dilaksanakan untuk mengevaluasi dampak dari substitusi parsial
semen menggunakan abu ampas kopi dan silika fume terhadap kuat tekan dan
modulus elastisitas beton. Penelitian ini memberikan efek kombinasi material
tersebut yang diaplikasi kan dengan variasi sebesar AAK 2% + SF 4% dan AAK
4% + SF4% dari berat semen masing – masing. Analisis data menunjukan bahwa
kinerja kuat tekan paling optimal dicapai oleh beton dengan variasi 1 (AAK 2% +
SF4%). Dengan nilai kuat tekan sebesar 21,33 Mpa, variasi ini hanya menunjukan
penurunan sebesar 4,2% jika dibandingkan dengan beton normal (22,27 Mpa).
Sebaliknya kinerja terendah pada variasi 2 (AAK 4% + SF 4%) yang mengalami
penurunan sifat elastis secara signifikan sebesar 12% hingga mencapai nilai 19,44
Mpa. Sedangkan untuk nilai modulus elastisitas paling optimal dicapai pada variasi
1(AAK 2% + SF4%) sebesar 23077,14 Mpa variasi ini hanya menunjukan
penurunan sebesar 2,9% jika dibandingkan dengan beton normal (23786,43 Mpa).
Lalu kinerja terendah terjadi juga pada variasi 2 (AAK 4% + 4%) menurun sebesar
9% mencapai nilai sebesar 21416,14 Mpa. Temuan ini mengindikasikan bahwa
aplikasi gabungan abu ampas kopi dan silika fume berpotensi sebagai material
sebtitusi semen selama proporsi penggunaanya terkendali dalam batas persentase
yang efektif.