Abstract:
Pendahuluan: Aterosklerosis merupakan penyebab utama penyakit
kardiovaskular. Matrix metalloproteinases (MMPs), khususnya MMP-2 dan
MMP-9, berperan penting dalam degradasi matriks ekstraseluler pada
patogenesis aterosklerosis. Tokotrienol dari minyak kelapa sawit (Elaeis
guineensis Jacq.) memiliki potensi sebagai antioksidan dan inhibitor MMP.
Menganalisis aktivitas antioksidan tokotrienol minyak sawit dengan metode
DPPH dan mengkaji interaksi molekulernya terhadap MMP-2 dan MMP-9
melalui molecular docking. Metode: Ekstraksi tokotrienol dilakukan dari
mesokarp kelapa sawit menggunakan metode maserasi dengan pelarut
metanol. Uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH
pada konsentrasi 150, 300, 450, dan 600 ppm dengan asam askorbat sebagai
kontrol positif. Analisis molecular docking menggunakan AutoDock Vina
terhadap struktur protein MMP-2 (PDB ID: 1HOV) dan MMP-9 (PDB ID:
1GKC) dengan validasi metode re-docking (RMSD < 2 Å). Hasil: Uji DPPH
menunjukkan interferensi pengukuran akibat kompleksitas matriks CPO
dengan persentase inhibisi bervariasi. Hasil molecular docking
menunjukkan tokotrienol memiliki afinitas pengikatan kuat terhadap MMP-
9 dengan binding energy -12,88 kkal/mol, lebih tinggi dibandingkan ligan
alami (-11,12 kkal/mol). Tokotrienol berinteraksi dengan residu kunci LEU-
188, HIS-226, dan TYR-248 melalui ikatan hidrogen, hidrofobik, dan pi stacked. Kesimpulan: Tokotrienol minyak sawit menunjukkan potensi
sebagai inhibitor MMP-9 yang dapat menghambat degradasi matriks
ekstraseluler dan akumulasi makrofag, berpotensi sebagai kandidat terapi
preventif aterosklerosis.