Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan mengenai
polemik pengibaran bendara bulan bintang di Aceh pada media BBC Indonesia
dan Detik.com menggunakan model analisis framing Robert N Entman. Polemik
tersebut muncul di tengah proses pemulihan pascabencana di Aceh dan
menimbulkan perbedaan cara pandang media dalam mengonstruksi realitas.
Penelitian ini menggunakan metode penelitan kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Data penelitian berupa satu berita BBC Indonesia dan dua berita dari
Detik.com yang dipublikasikan pada 28 Desember 2025 - 30 Desember 2025.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan
analisis data menggunakan empat perangkat framing Robert N Entman, yaitu
define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment
recommendation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BBC Indonesia
membingkai polemik bendera bulan bintang sebagai persoalan kemanusiaan yang
berdampak terhadap korban bencana dan menekankan pentingnya dialog,
penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta penyelesaian konflik secara
damai. Sementara itu, Detik.com membingkai peristiwa tersebut sebagai persoalan
keamanan nasional yang berpotensi mengganggu stabilitas dan proses pemulihan
Aceh pascabencana, dengan penekanan pada legitimasi tindakan aparat,
penegakan hukum, dan pentingnya menjaga ketertiban umum. Perbedaan framing
kedua media dipengaruhi oleh karakteristik media, kebijakan redaksi, pemilihan
narasumber, target audiens, dan gaya jurnalistik masing-masing. Penelitan ini
menunjukkan bahwa model framing Robert N Entman mampu menjelaskan
bagaimana media mengonstruksi realitas melalui proses seleksi fakta dan
penonjolan aspek tertentu sehingga menghasilkan makna yang berbeda terhadap
peristiwa yang sama.