Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode debat
kolaboratif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan argumentasi
keagamaan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam(PAI) di SMPMuhammadiyah 50 Medan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masihrendahnya pemahaman keagamaan dan kemampuan argumentasi siswa dalampembelajaran PAI yang cenderung berlangsung secara konvensional sehinggasiswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitianterdiri atas guru Pendidikan Agama Islam dan siswa SMP Muhammadiyah50Medan yang terlibat dalam proses pembelajaran menggunakan metode debat
kolaboratif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Hubermanyangmeliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa implementasi metode debat kolaboratif mampumeningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran, memperdalampemahamankeagamaan, serta meningkatkan kemampuan argumentasi keagamaan siswa. Melalui kegiatan debat, siswa terdorong untuk mencari sumber rujukan, memahami materi secara lebih mendalam, menyusun argumen berdasarkan dalil
Al-Qur’an dan Hadis, serta menyampaikan pendapat secara logis dan santun
Selain itu, metode debat kolaboratif juga menumbuhkan sikap kerja sama, tanggung jawab, toleransi, dan rasa percaya diri siswa. Faktor pendukungimplementasi metode ini meliputi kesiapan guru, antusiasme siswa, sertadukungan lingkungan sekolah. Adapun faktor penghambatnya meliputi
keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan kemampuan siswa dalamberargumentasi, dan kurangnya keberanian sebagian siswa dalammenyampaikanpendapat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode debat kolaboratif
merupakan salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalammeningkatkanpemahaman dan kemampuan argumentasi keagamaan siswa pada mata pelajaranPendidikan Agama Islam di SMP Muhammadiyah 50 Medan