Abstract:
Beton porous atau beton berpori adalah jenis beton khusus yang memiliki tingkat
porositas tinggi dan umumnya digunakan sebagai pelat beton yang
memungkinkan air hujan maupun air dari sumber lainnya dapat meresap dan
mengalir melaluinya. Penelitian ini menggunakan abu ampas tebu sebagai bahan
substitusi semen dengan persentase sebesar 10%, 15% dan 20%. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu ampas tebu terhadap sifat-sifat beton
pori. Metode Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, yaitu dengan
melakukan pembuatan benda uji berupa beton pori. Benda uji ini dibuat dalam
bentuk kubus dengan ukuran 15 x 15 x 15 untuk pengujian kuat tekan dan bentuk
silinder dengan ukuran 15 x 30 untuk pengujian porositas serta peremabilitas.
Pengujian ini dilakukan pada umur 28 hari.
Hasil dari uji laboratorium yang telah dilakukan, didapat hasil bahwa penambahan
abu ampas tebu pada pengujian kuat tekan yaitu 10% sebesar 4,36 MPa, 15%
sebesar 3,49 MPa dan 20% sebesar 3,27 MPa. Pada pengujian porositas yaitu 10%
sebesar 19,88%, 15% sebesar 21,26% dan 20% sebesar 21,64%. Pada pengujian
permeabilitas yaitu 10% sebesar 0,45 cm/s, 15% sebesar 0,50 cm/s dan 20%
sebesar 0,52 cm/s. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase
penggunaan abu ampas tebu yang digunakan sebagai bahan tambah maka semakin
kecil nilai kuat tekan yang diperoleh dan nilai porositas serta permeabilitas yang
didapat akan semakin besar, Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa
penggunaan abu ampas tebu sebagai bahan substitusi semen dapat digunakan
dalam campuran beton jika persentase yang dipakai tidak boleh lebih dari 10%
karena akan menurunkan kualitas beton pori.