Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31736
Title: ANALISIS TIPE-TIPE BALOK RBS PADA STRUKTUR SRPMK TERHADAP DISIPASI ENERGI PADA GEDUNG DI KOTA MATARAM (STUDI LITERATUR)
Authors: RAFLI, AKBARI
Keywords: balok–kolom;Reduced Beam Section;SRPMK;Disipasi Energi;FEM
Issue Date: 18-Apr-2026
Publisher: UMSU
Abstract: Gempa Northridge tahun 1994 dan Kobe tahun 1995 menyebabkan kerusakan pada sambungan balok–kolom struktur baja, khususnya pada sistem rangka pemikul momen. Indonesia merupakan negara yang berada pada wilayah rawan gempa, termasuk Kota Mataram yang memiliki potensi risiko gempa bumi sehingga perencanaan struktur tahan gempa menjadi sangat penting. Oleh karena itu, dikembangkan metode Reduced Beam Section (RBS) untuk meningkatkan daktilitas dan disipasi energi dengan mengurangi penampang balok agar plastisitas terjadi pada balok dan bukan pada sambungan balok–kolom. Reduced Beam Section (RBS) memiliki beberapa jenis varian potongan, diantaranya radius cut dan straight cut. Hasil perhitungan perilaku perpindahan, tegangan von Mises, regangan plastis, dan disipasi energi untuk varian RBS tersebut akan dibandingkan antara satu dan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku tipe RBS radius cut dan straight cut pada struktur Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) akibat pembebanan siklik. Profil yang digunakan adalah balok WF 400 × 200 × 8 × 13 dan kolom H-BEAM 458 × 417 × 30 × 50 dengan dimensi RBS yang sama, yaitu a = 150 mm, b = 340 mm, dan c = 45 mm, sehingga perbedaan hanya pada tipe potongan. Analisis dilakukan menggunakan metode Finite Element Method (FEM) dengan bantuan perangkat lunak berbasis elemen hingga mikro dengan mempertimbangkan material nonlinier. Pembebanan siklik diberikan dalam bentuk displacement control pada ujung balok untuk memperoleh kurva histeresis dan disipasi energi. Berdasarkan hasil analisis, RBS tipe straight cut menghasilkan perpindahan maksimum sebesar 8,397 mm dan disipasi energi sebesar 71.408.266,60 N·mm, sedangkan RBS radius cut menghasilkan perpindahan sebesar 8,459 mm dan disipasi energi sebesar 62.232.911,69 N·mm. Distribusi regangan maksimum pada straight cut sebesar 15,18 dan radius cut sebesar 13,57, sedangkan tegangan maksimum pada radius cut sebesar 230 MPa dan straight cut sebesar 225 MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa straight cut lebih unggul dalam disipasi energi dan kontrol deformasi, sedangkan RBS tipe radius cut lebih baik dalam hal kestabilan perilaku plastis struktur.
URI: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31736
Appears in Collections:Civil Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
SKRIPSI RAFLI AKBARI (2007210052).pdfFull Text4.18 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.