Abstract:
Perkembangan teknologi digital telah mempermudah proses pembuatan,
penyimpanan, dan penyebaran dokumen digital, namun di sisi lain juga
meningkatkan risiko manipulasi dokumen yang dapat mengancam keaslian dan
integritas informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan digital
forensics dalam mengidentifikasi keaslian dokumen digital berdasarkan metadata
dan lokasi pembuatannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu
pada kerangka kerja National Institute of Standards and Technology (NIST), yaitu
collection, examination, analysis, dan reporting. Sistem dibangun dalam bentuk
aplikasi berbasis web menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript, yang mampu
menerima input file digital seperti JPG, PNG, PDF, dan DOCX, kemudian
mengekstraksi serta menampilkan metadata yang berkaitan dengan waktu
pembuatan, waktu modifikasi, perangkat atau aplikasi yang digunakan, identitas
pembuat, dan informasi lokasi GPS apabila tersedia. Pengujian sistem dilakukan
menggunakan metode black box testing terhadap fitur utama, seperti upload file,
fetch URL, export JSON, clear, dan tampilan GPS location. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sistem mampu menjalankan fungsi-fungsi utama dengan baik
serta dapat membantu proses identifikasi awal keaslian dokumen digital melalui
analisis metadata. Penelitian ini menunjukkan bahwa metadata dapat digunakan
sebagai indikator awal dalam mendeteksi adanya perubahan atau manipulasi
dokumen, meskipun hasil analisis tetap bergantung pada kelengkapan metadata
yang tersedia pada file yang diperiksa.