Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31513
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorATIQAH, JAUHARAH-
dc.date.accessioned2026-06-08T01:46:56Z-
dc.date.available2026-06-08T01:46:56Z-
dc.date.issued2026-04-18-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31513-
dc.description.abstractPemberdayaan masyarakat merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian komunitas agar mampu mengelola potensi lokal secara optimal melalui proses yang direncanakan. Hal ini menjadi instrumen penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan, di mana kemandirian masyarakat memerlukan pendampingan konsisten agar terjadi perubahan perilaku yang permanen. Namun, tantangan utama di lapangan adalah bagaimana mengupayakan pemberdayaan yang tidak menciptakan ketergantungan masyarakat terhadap perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi komunikasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bakrie Pasaman Plantations dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memahami secara mendalam proses komunikasi yang dilakukan perusahaan dalam menyampaikan program CSR kepada masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu dua orang yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program CSR, terdiri dari staf Humas dan tim pelaksana CSR PT Bakrie Pasaman Plantations. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi CSR perusahaan dilakukan melalui kombinasi pemanfaatan media digital dan komunikasi interpersonal. Media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok dimanfaatkan sebagai sarana penyebaran informasi program secara cepat dan luas kepada masyarakat. Selain itu, perusahaan juga melibatkan tokoh masyarakat, pemerintah setempat, serta pemimpin adat (niniak mamak) sebagai perantara komunikasi guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program yang dijalankan. Penggunaan personel humas yang merupakan putra daerah juga memperkuat efektivitas komunikasi karena mampu memahami budaya dan karakter sosial masyarakat setempat. Strategi komunikasi tersebut mampu menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan yang berkelanjutan.en_US
dc.publisherUMSUen_US
dc.subjectStrategi Komunikasien_US
dc.subjectCorporate Social Responsibilityen_US
dc.subjectPemberdayaan Masyarakaten_US
dc.titleSTRATEGI KOMUNIKASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT BAKRIE PASAMAN PLANTATIONS DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI SEKITAR PERUSAHAANen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Communication Studies

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
TUGAS AKHIR_ATIQAH JAUHARAH.pdfFull Text4.86 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.