Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31473Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.author | PRANATA, RENDHY | - |
| dc.date.accessioned | 2026-06-06T03:28:20Z | - |
| dc.date.available | 2026-06-06T03:28:20Z | - |
| dc.date.issued | 2026-03-11 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31473 | - |
| dc.description.abstract | Generasi muda merupakan kelompok sosial yang berada dalam fase pencarian identitas serta rentan terhadap berbagai dinamika sosial, termasuk konflik keluarga dan tekanan lingkungan. Dalam perkembangan media digital, music video tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi medium representasi realitas sosial yang membentuk cara pandang masyarakat terhadap generasi muda. Melalui visual, narasi, dan simbol yang ditampilkan, music video mampu menyampaikan pesan emosional dan ideologis yang membangun makna tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi generasi muda yang digambarkan dalam music video “Si Paling Mahir” dan “33x” menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes yang meliputi tiga tahapan pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tataran denotasi, music video menampilkan konflik interpersonal antara anak dan orang tua melalui adegan pertengkaran, ekspresi emosional, serta gestur penolakan. Pada tataran konotasi, konflik tersebut merepresentasikan jarak komunikasi antar generasi, tekanan emosional, serta ketidakmampuan generasi muda dalam mengelola ekspektasi sosial dan keluarga. Sementara pada tataran mitos, terbentuk pemaknaan mengenai stereotip generasi muda sebagai individu yang dianggap egois dan keras kepala, namun sesungguhnya sedang berada dalam fase pencarian jati diri dan kebutuhan akan pemahaman. Temuan ini menunjukkan bahwa music video tidak hanya merefleksikan realitas sosial, tetapi juga berperan dalam membentuk konstruksi makna mengenai posisi dan identitas generasi muda dalam masyarakat. | en_US |
| dc.publisher | umsu | en_US |
| dc.subject | Music Video | en_US |
| dc.subject | Representasi | en_US |
| dc.title | REPRESENTASI PERJUANGAN GENERASI MUDA DALAM MENGEJAR CITA-CITA MELALUI ANALISIS SEMIOTIKA PADA MUSIC VIDEO “SI PALING MAHIR” (RAISA) DAN “33x” (PERUNGGU) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| Appears in Collections: | Communication Studies | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| SKRIPSI RENDHY PRANATA.pdf | Full Text | 1.83 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.