Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31458
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorEVA, ADHIA-
dc.date.accessioned2026-06-06T02:56:35Z-
dc.date.available2026-06-06T02:56:35Z-
dc.date.issued2026-04-10-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31458-
dc.description.abstractPesatnya perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola konsumsi media masyarakat menuju konten audio-visual berdurasi pendek, yang kemudian memunculkan fenomena Brainrot Culture. Paparan konten yang cepat dan fragmentaris ini dikhawatirkan berdampak pada penurunan kemampuan kognitif, khususnya dalam hal fokus dan konsentrasi di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar hubungan yang signifikan antara Intensitas konsumsi konten media sosial di Era Brain rot dengan daya konsentrasi pada mahasiswa FISIP UMA. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 73 responden mahasiswa FISIP UMA, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara intensitas konsumsi TikTok terhadap daya konsentrasi mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,000. Berdasarkan hasil tersebut, maka hipotesis dalam penelitian ini dinyatakan diterima. Temuan penelitian menunjukkan arah pengaruh yang positif, yang mengindikasikan bahwa peningkatan intensitas penggunaan berjalan selaras dengan tingkat daya konsentrasi yang dilaporkan secara mandiri oleh responden. Hal ini diduga dipengaruhi oleh faktor stimulasi kognitif cepat dan adanya bias persepsi diri responden. Variabel intensitas konsumsi TikTok memberikan kontribusi sebesar 28,5% terhadap daya konsentrasi, sementara 71,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat pengaruh signifikan, mahasiswa perlu tetap bijak dalam mengelola konsumsi media digital untuk menghindari dampak jangka panjang dari fenomena brainrot.en_US
dc.publisherUMSUen_US
dc.subjectIntensitas Konsumsien_US
dc.subjectTikToken_US
dc.subjectDaya Konsentrasien_US
dc.subjectBrainrot Cultureen_US
dc.subjectMahasiswaen_US
dc.titleANALISIS HUBUNGAN INTENSITAS KONSUMSI KONTEN MEDIA SOSIAL DENGAN DAYA KONSENTRASI DI ERA BRAIN ROT CULTURE PADA MAHASISWA FISIP UMAen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Communication Studies

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
SKRIPSI EVA ADHIA.pdfFull Text1.8 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.