Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31207Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.author | DIVA, CINTA TIARA ANGELA | - |
| dc.date.accessioned | 2026-05-26T00:54:19Z | - |
| dc.date.available | 2026-05-26T00:54:19Z | - |
| dc.date.issued | 2026-04-02 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31207 | - |
| dc.description.abstract | Komunikasi organisasi memegang peran strategis dalam menjaga kualitas produksi, terutama di lingkungan industri pengolahan karet yang menuntut ketelitian dan kepatuhan terhadap standar mutu yang ketat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas sistem kerja di PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate, di mana koordinasi antara pimpinan dan karyawan Departemen Quality Control (QC) menjadi faktor penentu konsistensi kualitas produksi karet. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana komunikasi organisasi antara pimpinan dengan karyawan dalam menjaga kualitas produksi karet di PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate, dengan tujuan untuk mendeskripsikan efektivitas komunikasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap satu pimpinan dan empat karyawan Departemen QC. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi berjalan efektif melalui empat fungsi komunikasi organisasi, yaitu informatif melalui briefing shift, diskusi visual, dan grup WhatsApp; regulatif melalui sosialisasi SOP berbasis flowchart secara partisipatif; persuasif melalui pendekatan diagnostik saat terjadi pelanggaran prosedur; serta integratif melalui sistem komunikasi dua arah yang diformalkan dalam form pelaporan. Temuan khas penelitian ini adalah penerapan sistem HORENSO (Houkoku, Renraku, Soudan) yang menjadikan tanggung jawab komunikasi tidak sekadar menyampaikan pesan, tetapi memastikan pesan dipahami oleh penerima, serta prosedur SPT (Stop, Panggil, Tunggu) sebagai mekanisme komunikasi darurat yang terstandar. Simpulan penelitian ini adalah komunikasi organisasi yang terstruktur, dua arah, dan berbasis budaya kerja yang kuat berkontribusi langsung terhadap keberhasilan pengendalian kualitas produksi karet. | en_US |
| dc.publisher | UMSU | en_US |
| dc.subject | Komunikasi Organisasi | en_US |
| dc.subject | Pimpinan | en_US |
| dc.subject | Karyawan | en_US |
| dc.subject | Kualitas Produksi Karet | en_US |
| dc.subject | PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate | en_US |
| dc.title | KOMUNIKASI ORGANISASI PIMPINAN DENGAN KARYAWAN DALAM MENJAGA KUALITAS PRODUKSI KARET DI PT. BRIDGESTONE SUMATERA RUBBER ESTATE | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| Appears in Collections: | Communication Studies | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| SKRIPSI DIVA CINTA TIARA ANGELA.pdf | Full Text | 3.73 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.