Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31008
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorDARMAWAN, MUHAMMAD ARIF-
dc.date.accessioned2026-05-18T07:10:21Z-
dc.date.available2026-05-18T07:10:21Z-
dc.date.issued2026-04-18-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31008-
dc.description.abstractKetidakpastian ekonomi dan dinamika gaya hidup modern telah menempatkan kesejahteraan finansial (financial well-being) sebagai tantangan krusial bagi karyawan sektor BUMN perkebunan. Fenomena di PTPN IV Regional I menunjukkan adanya paradoks: meskipun karyawan memiliki pendapatan rutin dan tunjangan yang stabil, masih terdapat 40% karyawan yang tidak memiliki tabungan darurat yang memadai, 70% merasa tidak puas dengan kondisi keuangan saat ini, dan 70% karyawan bergantung sepenuhnya pada gaji rutin tanpa pendapatan tambahan. Hal ini diperburuk oleh perilaku konsumtif yang tinggi (90% berencana membeli barang baru) dan rendahnya disiplin pencatatan keuangan (hanya 35% yang rutin mencatat pengeluaran). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan secara empiris pengaruh literasi keuangan, perencanaan keuangan, dan pendapatan terhadap kesejahteraan finansial, dengan memposisikan perilaku konsumtif sebagai variabel intervening pada pegawai PTPN IV Regional I. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 84 karyawan tetap PTPN IV Regional I Kebun Sei Baruhur, dengan teknik sampling jenuh (total sampling). Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert 5 poin. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS versi 3.0. Pengujian mencakup evaluasi Outer Model (validitas dan reliabilitas) serta Inner Model (R-Square, F-Square, dan pengujian hipotesis melalui bootstrapping). Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh hipotesis langsung dan tidak langsung terbukti signifikan. Secara parsial, Literasi Keuangan berpengaruh signifikan terhadap Kesejahteraan Finansial (t = 6,336, p = 0,000), Perencanaan Keuangan berpengaruh signifikan (t = 4,231, p = 0,000), dan Pendapatan berpengaruh signifikan (t = 3,003, p = 0,001). Perilaku Konsumtif terbukti menjadi variabel intervening yang signifikan dalam memediasi hubungan Literasi Keuangan (t = 3,813), Perencanaan Keuangan (t = 4,984), dan Pendapatan (t = 5,561) terhadap Kesejahteraan Finansial. Nilai R^2 untuk Kesejahteraan Finansial adalah 0,523, menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 52,3% varians kesejahteraan finansial karyawan. iven_US
dc.publisherumsuen_US
dc.subjectLiterasi Keuanganen_US
dc.subjectPerencanaan Keuanganen_US
dc.titlePENGARUH LITERASI KEUANGAN, PERENCANAAN KEUANGAN, DAN PENDAPATAN TERHADAP KESEJAHTERAAN FINANSIAL DENGAN PERILAKU KONSUMTIF SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PEGAWAI PTPN IV REGIONAL Ien_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Management

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
TUGAS AKHIR ARIF DARMAWAN.pdfFull Text4.37 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.