Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30912| Title: | ANALISIS YANG MEMPENGARUHI INDEKS DESA MEMBANGUN (IDM) DI INDONESIA PADA TAHUN 2015-2024 |
| Authors: | Jessica, Narulita Marbun |
| Keywords: | Indeks Desa Membangun;Dana Desa;Alokasi Dana Desa;Dana Alokasi Khusus;Pembangunan Desa |
| Issue Date: | 18-Apr-2026 |
| Publisher: | UMSU |
| Abstract: | Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih adanya ketimpangan pembangunan desa di Indonesia yang tercermin dari dominasi status desa berkembang serta masih adanya desa tertinggal dan sangat tertinggal. Meskipun pemerintah telah mengalokasikan berbagai instrumen fiskal seperti Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan Dana Alokasi Khusus (DAK), peningkatan status desa belum merata secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Desa, Alokasi Dana Desa, dan Dana Alokasi Khusus terhadap Indeks Desa Membangun (IDM) di Indonesia selama periode 2015–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Desa, dan Kementerian Keuangan. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan Dana Alokasi Khusus (DAK), sedangkan variabel dependen adalah Indeks Desa Membangun (IDM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Dana Desa, Alokasi Dana Desa, dan Dana Alokasi Khusus berpengaruh terhadap Indeks Desa Membangun di Indonesia. Secara parsial, Dana Desa memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan IDM, karena berperan langsung dalam pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa. Alokasi Dana Desa juga berpengaruh positif dalam memperkuat kelembagaan dan pelayanan publik desa. Sementara itu, Dana Alokasi Khusus berperan sebagai pendukung pembangunan melalui peningkatan infrastruktur dan layanan dasar di daerah. Penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan fiskal desa memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan status desa dari tertinggal menjadi berkembang, maju, hingga mandiri. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi pengelolaan dana serta peningkatan kapasitas aparatur desa agar pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30912 |
| Appears in Collections: | Economic development |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| SKRIPSI REVISIIII JESSICA.pdf | Full Text | 2.54 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.