Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30653| Title: | PERAN PENDIDIKAN PANCASILA DALAM PEMBENTUKAN LITERASI POLITIK GEN-Z DI SEKOLAH SMA ASUHAN DAYA MEDAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026 |
| Authors: | NAURAINI, RUSYID PANGGABABEAN |
| Keywords: | Peran;Pendidikan Pancasila;Literasi Politik |
| Issue Date: | 18-Apr-2026 |
| Publisher: | UMSU |
| Abstract: | Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui Peran Pendidikan Pancasila dalam Pembentukan Literasi Politik Gen-Z di Sekolah SMA Asuhan Daya Medan Tahun Pelajaran 2025/2026. (2) Untuk Mengetahui Bagaimana Guru Menjalankan Proses Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah SMA Asuhan Daya Medan Tahun Pelajaran 2025/2026. (3) Untuk mengetahui Bagaimana Siswa Memahami Isu-Isu Politik Terkait Hak dan Kewajiban. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Pendidikan Pancasila berjumlah 1 orang dan penelitian ini melibatkan 3 siswa-siswi SMA Asuhan Daya Medan yang dipilih dari Ketua Osis, Danton Paskibra dan Pimpinan Regu Pramuka. Pemilihan responden dilakukan secara proporsional untuk mewakili seluruh kelas agar data yang diperoleh lebih beragam dan tidak bias. Jumlah 3 siswa dipilih karena dianggap cukup untuk memperoleh data yang mendalam sesuai tujuan penelitian serta efisien dalam waktu dan pelaksanaannya.Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila memiliki peran dalam Pembentukan Literasi Politik Gen-Z. Peran tersebut tidak terbatas pada penyampaian materi ajar semata, tetapi mencakup aspek yang lebih luas, yaitu membentuk Literasi Politik tentang cara pandang hidup siswa yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hasil ini menunjukkan bahwa pendidikan Pancasila memiliki peran dalam Pembentukan literasi politik siswa. (2) Dalam Proses Pembelajaran dikelas Guru sebagai Pengajar, Pembimbing dan sebagai Ilmuan. Namun lebih dari sekadar penyampaian materi, guru Pendidikan Pancasila juga turut andil dalam membentuk literasi politik siswa. Guru Menggunakan Metode Pemebelajaran di Kelas yaitu Diskusi terbuka dan Diskusi Kelompok. Metode ini mendorong kolaborasi dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran sehingga membentuk literasi politik pada siswa. (3) Penelitian menunjukkan melalui Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Mata Pelajaran ini memiliki Peran yang sangat penting salah satunya membentuk Literasi Politik. Hanya saja Guru harus lebih sering untuk melakukan diskusi agar siswa mempunyai daya pikir yang lebih kritis dalam memahami isu-isu politik seperti hak dan kewajiban warga negara. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30653 |
| Appears in Collections: | Pancasila and Civic Education |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| SKRIPSI NAURAINI RUSYID PANGGABEAN 2202060013 LUX.pdf | Full Text | 2.21 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.