Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30544Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.author | DWI, NANDITA ELVIRA | - |
| dc.date.accessioned | 2026-04-27T04:07:49Z | - |
| dc.date.available | 2026-04-27T04:07:49Z | - |
| dc.date.issued | 2026-03-12 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30544 | - |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendekatan pembelajaran mendalam berpengaruh terhadap literasi sains siswa kelas IV di SD Muhammadiyah 38 Medan. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan literasi sains siswa yang ditandai dengan kesulitan dalam memahami konsep energi, menjelaskan fenomena ilmiah, serta mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang terlibat aktif dalam berpikir ilmiah secara mendalam dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, model Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV-A (22 siswa) sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV-B (25 siswa) sebagai kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa penerapan pendekatan pembelajaran mendalam, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data diperoleh melalui tes pilihan ganda yang disusun berdasarkan indikator literasi sains, meliputi kemampuan mengidentifikasi isu ilmiah, menjelaskan fenomena secara ilmiah, dan menggunakan bukti ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan literasi sains pada kedua kelas, namun peningkatan pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 49 menjadi 79 dengan nilai sebesar 57,35% (kategori cukup efektif), sedangkan kelas kontrol meningkat dari 51 menjadi 64 dengan nilai sebesar 27,20% (kategori tidak efektif). Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi yaitu 0,00 (<0,05), yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam mampu mendorong siswa untuk memahami konsep secara lebih bermakna dan mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran mendalam direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar. | en_US |
| dc.publisher | UMSU | en_US |
| dc.subject | Pembelajaran Mendalam | en_US |
| dc.subject | Literasi Sains | en_US |
| dc.subject | Siswa Sekolah Dasar | en_US |
| dc.title | PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM TERHADAP LITERASI SAINS SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 38 MEDAN | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| Appears in Collections: | Primary Teacher Education | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| SKRIPSI DWI NANDITA ELVIRA.pdf | Full Text | 4.88 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.