Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30395| Title: | PENGARUH KADAR AIR KULIT JERUK TERHADAP RENDEMEN MINYAK ATSRI DENGAN METODE DESTILASI |
| Authors: | HERNAN, NAIM DAMANIK |
| Keywords: | Minyak Atsiri;Kulit Jeruk;Kadar Air;Rendemen;Destilasi |
| Issue Date: | 16-Apr-2026 |
| Publisher: | UMSU |
| Abstract: | Pengeringan alami kulit jeruk manis (Citrus sinensis) merupakan tahap penting sebelum proses destilasi minyak atsiri, karena kandungan air dalam kulit harus dikurangi untuk mengoptimalkan hasil dan efisiensi ekstraksi. Pada metode pengeringan menggunakan panas matahari, Kulit jeruk manis harus senantiasa diperhatikan mengingat kondisi cuaca yang tidak dapat di tentukan. Karena suhu yang tidak teratur dapat mempengaruhi hasil yang akan di dapat pada minyak atsiri kulit jeruk manis yang akan diproses. Adapun durasi yang baik untuk pengeringan kulit jeruk manis pada umumnya adalah selama 4-7jam sehari. Adapun suhu yang optimal tertunjuk pada suhu 30-40°C. Proses pengeringan merupakan salah satu cara untuk mengurangi adanya kadar air yang ada pada kulit jeruk dikarnakan kulit jeruk mengandung 70-80% kadar air yang ada, sehingga dengan adanya pengeringan ini dapat memudahkan proses pembentukan minyak atsiri sehingga renemden yang dihasilkan lebih optimal dan memuaskan, adapun janga yang terbaik untuk melakukan pengeringan pada kulit jeruk adalah 1-3 hari dikarnakan adanya proses oksidasi untuk melakukan pengeringan lebih 3 hari dapat menyebabkan kulit jeruk menjadi restan sehingga hasil dari minyak atsiri tidak maksimal. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30395 |
| Appears in Collections: | Mechanical Engineering |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| TUGAS AKHIR NAIM FIKS.pdf | Full Text | 1.59 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.