Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30255| Title: | HUBUNGAN LAMA MENDERITA DIABETES MELITUS (DM) TIPE 2 DENGAN KADAR ASAM URAT PADA PASIEN DM DI KLINIK IMAN |
| Other Titles: | FATIMAH ZAHRA |
| Authors: | ZAHRA, FATIMAH |
| Keywords: | Diabetes Melitus;lama menderita DM;kadar asam urat;status kadar gula darah;kadar kolesterol |
| Issue Date: | 5-Dec-2025 |
| Abstract: | Pendahuluan: Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang sering disertai gangguan metabolisme purin, yang dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat. Lamanya menderita penyakit ini bersamaan dengan adanya pengaruh faktor lain seperti status kadar gula darah (terkontrol/tidak terkontrol) dan kadar kolesterol berpotensi memperburuk kontrol metabolik dan meningkatkan risiko hiperurisemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama menderita DM tipe 2 serta pengaruh status kadar gula darah dan kadar kolesterol dengan peningkatan kadar asam urat pada pasien DM. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan di Klinik Iman pada bulan September hingga Oktober 2025. Data yang dikumpulkan dari 32 responden meliputi lama menderita DM, kadar asam urat, status kadar gula darah, dan kadar kolesterol. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Chi-Square sesuai dengan distribusi data yang telah diuji sebelumnya. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita DM dengan kadar asam urat (p < 0,05). Selain itu ditemukan pula bahwa kedua hubungan tadi juga berkaitan berdasarkan status kadar gula darah (p < 0,05). Ditemukan juga hubungan yang bermakna antara lama menderita DM dengan kadar kolesterol (p < 0,05). Di sisi lain, terdapat hubungan signifikan antara kadar kolesterol dan kadar asam urat (p < 0,05). Kesimpulan: Semakin lama seseorang menderita DM, semakin tinggi risiko peningkatan kadar asam urat dan kadar kolesterol yang dapat memperburuk komplikasi metabolik. Pengendalian kadar gula darah dan kolesterol menjadi penting untuk mencegah terjadinya hiperurisemia pada pasien DM tipe 2. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30255 |
| Appears in Collections: | Medical science |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| FATIMAH ZAHRA.pdf | 5.69 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.