Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30242| Title: | PENGARUH EKSTRAK DAUN PIRDOT (Saurauia vulcani Korth.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI JARINGAN PANKREAS PADA TIKUS WISTAR MODEL DIABETES MELITUS INDUKSI STREPTOZOTOCIN |
| Authors: | SURBAKTI, YEISI NEFRIANTI |
| Keywords: | Daun Pirdot;Histopatologi Pankreas;Diabetes Melitus;Streptozotocin (STZ) |
| Issue Date: | 24-Dec-2025 |
| Abstract: | Pendahuluan : Diabetes Melitus merupakan gangguan metabolik kronik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat penurunan fungsi sel β pada pulau Langerhans pankreas. Streptozotocin sering digunakan untuk menginduksi kerusakan pulau Langerhans sehingga menyerupai kondisi diabetes melitus. Daun Pirdot (Saurauia vulcani Korth.) merupakan tanaman lokal Sumatera Utara yang memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, steroid atau triterpenoid yang berpotensi sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun pirdot terhadap gambaran histopatologi pankreas tikus Wistar model diabetes melitus yang diinduksi oleh Streptozotocin. Metode : Penelitian eksperimental laboratorium ini menggunakan 25 ekor tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi lima kelompok yaitu kontrol negatif, kontrol positif (STZ 35 mg/kgBB), perlakuan 1 (STZ + Metformin 50 mg/kgBB), perlakuan 2 (STZ + ekstrak Daun Pirdot 250 mg/kgBB), dan perlakuan 3 (STZ + ekstrak Daun Pirdot 500 mg/kgBB). Setelah periode perlakuan selama dua minggu, pankreas diambil untuk pemeriksaan histopatologi menggunakan pewarnaan Hematoksilin-Eosin. Parameter yang dinilai meliputi kongesti, vakuolisasi, nekrosis, serta skor luas kerusakan pulau Langerhans menggunakan skoring dan aplikasi ImageJ. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal– Wallis dan Mann–Whitney. Hasil : Kelompok kontrol positif menunjukkan peningkatan kongesti, vakuolisasi, dan nekrosis yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol negatif. Kelompok perlakuan ekstrak daun pirdot (Saurauia vulcani Korth.), khususnya dosis 500 mg/kgBB, menunjukkan perbaikan struktur histopatologis pulau langerhans berupa penurunan derajat kerusakan pulau Langerhans, berkurangnya vakuolisasi, serta peningkatan luas pulau Langerhans dibandingkan kontrol positif. Terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p < 0,05). Kesimpulan : Ekstrak daun pirdot (Saurauia vulcani Korth.) memiliki efek protektif dan restoratif terhadap jaringan pankreas tikus Wistar model diabetes melitus induksi Streptozotocin. Dosis 500 mg/kgBB menunjukkan perbaikan histopatologi paling optimal, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai terapi herbal pendamping diabetes melitus. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30242 |
| Appears in Collections: | Medical science |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| YEISI NEFRIANTI SURBAKTI.pdf | 4.69 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.