Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30208| Title: | HUBUNGAN PENGGUNAAN SKINCARE DENGAN KEJADIAN ERUPSI AKNEIFORMIS PADA WAJAH MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA ANGKATAN 2023 |
| Other Titles: | INTAN FITRIA |
| Authors: | FITRIA, INTAN |
| Keywords: | Penggunaan;Skincare;Erupsi Akneiformis |
| Issue Date: | 8-Jan-2026 |
| Abstract: | Latar belakang: Penggunaan skincare yang semakin meningkat, khususnya di kalangan dewasa muda, dapat menimbulkan berbagai efek samping pada kulit apabila digunakan secara berlebihan. Salah satu manifestasi yang dapat terjadi adalah erupsi akneiformis. Namun, penelitian mengenai hubungan penggunaan skincare berlebihan dengan kejadian erupsi akneiformis masih terbatas. Tujuan: Mengetahui hubungan antara penggunaan skincare berlebihan dengan kejadian erupsi akneiformis pada wajah mahasiswi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2023. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 133 mahasiswi yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Penggunaan skincare dinilai melalui kuesioner dengan 10 pertanyaan ya/tidak, dengan skor ≥5 dikategorikan sebagai penggunaan skincare berlebihan. Kejadian erupsi akneiformis ditentukan melalui pemeriksaan klinis. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square, serta dilanjutkan dengan uji Fisher Exact Test apabila syarat Chi-Square tidak terpenuhi. Hasil: Mayoritas responden berusia 20 tahun sebanyak 112 orang (84,2%). Penggunaan skincare berlebihan ditemukan pada 77 responden (57,9%), sedangkan 56 responden (42,1%) tidak berlebihan. Kejadian erupsi akneiformis terdapat pada 29 responden (21,8%) dan 104 responden (78,2%) tidak mengalami erupsi akneiformis. Pada kelompok penggunaan skincare berlebihan, terdapat 29 responden yang mengalami erupsi akneiformis, sedangkan pada kelompok tidak berlebihan tidak ditemukan kejadian erupsi akneiformis. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,000, namun tidak memenuhi syarat karena expected count <5, sehingga dilanjutkan dengan uji Fisher Exact Test yang menunjukkan nilai signifikansi p=0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan skincare berlebihan dengan kejadian erupsi akneiformis. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan skincare berlebihan dengan kejadian erupsi akneiformis pada wajah mahasiswi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2023. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30208 |
| Appears in Collections: | Medical science |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| INTAN FITRIA.pdf | 2.51 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.