Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30189
Title: STUDI KUALITATIF STRATEGI KOPING TERHADAP STRES AKADEMIK MAHASISWA TINGKAT AWAL DAN TINGKAT AKHIR DI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Authors: OCTAVIA, META
Keywords: Stres akademik;strategi koping;mahasiswa kedokteran;fenomenologi;Interpretative Phenomenological Analysis (IPA)
Issue Date: 9-Jan-2026
Abstract: Pendahuluan: Mahasiswa kedokteran memiliki risiko tinggi mengalami stres akademik akibat beban belajar yang besar, tuntutan kompetitif, serta tekanan untuk menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Perbedaan fase studi serta variasi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) turut membentuk pengalaman stres, respons terhadap stres dan strategi koping yang digunakan. Pemahaman mendalam mengenai pengalaman subjektif mahasiswa diperlukan untuk mengembangkan dukungan akademik dan mental yang tepat sasaran. Tujuan: Untuk mengeksplorasi faktor penyebab stres akademik serta strategi koping yang digunakan mahasiswa tingkat awal dan tingkat akhir Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi dan analisis Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur pada mahasiswa tingkat awal (semester 3) dan tingkat akhir (semester 7), kemudian dianalisis untuk memahami makna pengalaman stres dan mekanisme koping yang digunakan. Hasil: Terdapat tiga tema utama, sumber stres akademik, respons stres, dan strategi koping. Mahasiswa tingkat awal mengalami stres yang berkaitan dengan adaptasi terhadap lingkungan perkuliahan baru, ketidakmampuan mengatur waktu, peningkatan beban akademik. Mahasiswa tingkat akhir menghadapi stres yang berasal dari penyusunan skripsi, persiapan ujian akhir, dan ekspektasi keluarga. Strategi koping yang digunakan meliputi problem-focused coping (pengaturan jadwal, manajemen tugas, mencari solusi langsung), emotion-focused coping (istirahat, relaksasi, ibadah), serta support-seeking (dukungan teman dan keluarga). Kesimpulan: Mahasiswa tingkat awal mengalami stres karena adaptasi, manajemen waktu, dan tuntutan materi, sedangkan mahasiswa tingkat akhir lebih tertekan oleh persiapan ujian dan penyelesaian skripsi. Reaksi stres mencakup keluhan fisik, emosional, dan perubahan perilaku pada seluruh responden. Mahasiswa tingkat awal lebih dominan menggunakan emotion-focused coping, sementara tingkat akhir terutama dengan IPK lebih tinggi dominan memakai problem-focused coping, disertai strategi makna dan pencarian dukungan sesuai kebutuhan.
URI: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30189
Appears in Collections:Medical science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
META OCTAVIA.pdf2.65 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.