Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30162
Title: PROFIL JENIS PLASMODIUM BERDASARKAN PEMERIKSAAN APUSAN DARAH TEPI DI DESA NENAS SIAM
Other Titles: NASHA RIAULINA HASIBUAN
Authors: HASIBUAN, NASHA RIAULINA
Keywords: Malaria;Apusan Darah Tepi;Plasmodium;Desa Nenas Siam
Issue Date: 23-Jan-2026
Abstract: Pendahuluan: Malaria masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di daerah endemis, termasuk di Desa Nenas Siam. Pemeriksaan apusan darah tepi merupakan metode diagnostik yang umum digunakan untuk mendeteksi keberadaan parasit Plasmodium serta menentukan jenis spesies penyebab malaria. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kejadian malaria berdasarkan pemeriksaan apusan darah tepi di Desa Nenas Siam. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan analisis terhadap hasil pemeriksaan apusan darah tepi untuk mengetahui jumlah sampel yang terinfeksi malaria, jenis Plasmodium yang ditemukan, serta gambaran kualitas preparat apusan darah tepi yang dihasilkan selama kegiatan pemeriksaan. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 14 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan sampel darah dilakukan di Balai Desa Nenas Siam, sedangkan pemeriksaan mikroskopis apusan darah tepi dilakukan di Laboratorium Parasitologi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kejadian malaria berdasarkan hasil pemeriksaan apusan darah tepi. Hasil: Berdasarkan hasil pemeriksaan apusan darah tepi, diperoleh 14 sampel (24,07%) yang dinyatakan positif malaria dan 40 sampel (75,93%) dinyatakan negatif malaria. Dari seluruh sampel positif tersebut, ditemukan 10 sampel terinfeksi Plasmodium falciparum dan 4 sampel terinfeksi Plasmodium vivax, sehingga Plasmodium falciparum merupakan spesies yang paling dominan ditemukan. Selain itu, ditemukan beberapa preparat apusan darah tepi yang tidak dapat digunakan akibat kualitas apusan, pewarnaan, dan fiksasi yang tidak memenuhi standar pemeriksaan mikroskopis.Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kejadian malaria di Desa Nenas Siam masih ditemukan dengan dominasi infeksi Plasmodium falciparum.Pemeriksaan apusan darah tepi dapat digunakan untuk menggambarkan profil kejadian malaria, namun kualitas preparat sangat bergantung pada teknik pembuatan, pewarnaan, serta ketersediaan sarana pemeriksaan. Peningkatan keterampilan pemeriksa dan perbaikan fasilitas laboratorium diperlukan untuk mendukung deteksi dini dan pengendalian malaria di Desa Nenas Siam.
URI: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30162
Appears in Collections:Medical science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
NASHA RIAULINA HASIBUAN.pdf1.29 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.