Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30141| Title: | PERBANDINGAN TEKANAN INTRAOKULAR PADA MIOPIA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN |
| Other Titles: | VINKA OKTAVIA RAHMADANI |
| Authors: | RAHMADANI, VINKA OKTAVIA |
| Keywords: | miopia;tekanan intraokular;jenis kelamin;mahasiswa kedokteran |
| Issue Date: | 3-Jan-2026 |
| Abstract: | Pendahuluan: Miopia merupakan salah satu kelainan refraksi yang paling sering dijumpai dan telah dikaitkan dengan berbagai perubahan struktur okular, termasuk tekanan intraokular (TIO). Tekanan intraokular yang meningkat merupakan faktor risiko penting terjadinya glaukoma. Beberapa penelitian menunjukkan adanya variasi tekanan intraokular berdasarkan karakteristik individu, termasuk jenis kelamin, namun hasilnya masih beragam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tekanan intraokular pada mahasiswa dengan miopia berdasarkan jenis kelamin. Metode: Penelitian ini termasuk studi kuantitatif analitik komparatif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada Oktober 2025 di praktik spesialis mata Dr. Zaldi Sp.M, Medan. Subjek penelitian berjumlah 48 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dengan miopia, yang terdiri atas 24 laki-laki dan 24 perempuan. Derajat miopia ditentukan menggunakan lensometer, sedangkan tekanan intraokular diukur pada mata kanan (OD) dan mata kiri (OS) menggunakan tonometer non-kontak. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat. Uji normalitas dilakukan dengan Shapiro–Wilk, uji homogenitas dengan Levene’s test, dan uji beda menggunakan independent samples t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tekanan intraokular dalam kategori normal. Rerata tekanan intraokular pada laki-laki adalah 17,43 ± 2,76 mmHg (OD) dan 17,21 ± 2,51 mmHg (OS), sedangkan pada perempuan sebesar 17,69 ± 3,29 mmHg (OD) dan 18,12 ± 2,99 mmHg (OS). Hasil uji independent samples t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara tekanan intraokular pada laki-laki dan perempuan dengan miopia, baik pada mata kanan maupun mata kiri (p > 0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara tekanan intraokular pada mahasiswa laki-laki dan perempuan dengan miopia. Dengan demikian, jenis kelamin tidak berpengaruh signifikan terhadap tekanan intraokular pada individu dengan miopia dalam penelitian ini. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30141 |
| Appears in Collections: | Medical science |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| VINKA OKTAVIA RAHMADANI.pdf | 2.91 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.