Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30102
Title: HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT TUBERKULOSIS DENGAN SOSIOEKONOMI PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU
Other Titles: DAVELLA FAREALIZA
Authors: FAREALIZA, DAVELLA
Keywords: Kepatuhan minum obat;Sosioekonomi;Tuberkulosis Paru
Issue Date: 24-Jan-2026
Abstract: Latar belakang: Tuberkulosis Paru (TB Paru) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, dengan Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan beban kasus tertinggi secara global. Ketidakpatuhan dalam mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) merupakan masalah serius yang dapat menyebabkan kegagalan serius yang dapat menyebabkan kegagalan pengobatan, peningkatan risiko kematian, dan resisten obat. Status sosioekonomi (pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan) menjadi salah satu faktor yang diduga memengaruhi kepatuhan, namun hasil penelitian terkait hubungannya masih menunjukkan inkonsistensi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat kepatuhan minum obat tuberkulosis dengan kondisi sosioekonomi pada pasien tuberkulosis paru. Metode penelitian: Penelitian ini adalah peelitian analitik kuantitatif dengan desain korelasional dan menggunakan pendekatan Cross-Sectional. Populasi penelitian adalah pasien rawat jalan TB Paru, dan sampel berjumlah 55 pasien yang dipilih dengan teknik Purposive Sampling di Poliklinik Paru UPTD. Rumah Sakit Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara dan UPT Puskesmas Bromo. Pengumpulan data primer dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data bivariat menggunakan Uji Korelasi Spearman. Hasil: Mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan minum OAT yang tinggi, yaitu sebanyak 81,8% (45 orang). Sementara itu, mayoritas pasien berada pada kelompok sosioekonomi yang rendah, yaitu sebanyak 63,6% (35 orang). Berdasarkan hasil analisis Uji Korelasi Spearman, didapatkan nilai p=0,010. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan minum obat tuberkulosis dengan sosioekonomi pada pasien tuberkulosis paru (p=0,010) dan nilai korelasi r = 0,347 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan lemah-sedang.
URI: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30102
Appears in Collections:Medical science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
DAVELLA FAREALIZA.pdf2.67 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.