Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30061| Title: | HUBUNGAN UKURAN LINGKAR PINGGANG TERHADAP KADAR ASAM URAT PADA PRIA DENGAN PEKERJAAN AKTIVITAS FISIK RENDAH |
| Other Titles: | RAHMANDA ARTAMEVIA |
| Authors: | ARTAMEVIA, RAHMANDA |
| Keywords: | lingkar pinggang;kadar asam urat;hiperurisemia;aktivitas fisik rendah |
| Issue Date: | 13-Jan-2026 |
| Abstract: | Latar Belakang: Hiperurisemia merupakan keadaan di mana kadar asam urat di dalam darah mengalami peningkatan, sehingga berpotensi menimbulkan penyakit gout serta berbagai gangguan metabolisme lainnya. Obesitas sentral diduga menjadi salah satu faktor pemicu naiknya kadar asam urat, yang bisa diidentifikasi melalui pengukuran lingkar pinggang. Parameter ini diketahui memiliki keterkaitan erat dengan penumpukan lemak viseral yang berdampak pada metabolisme purin serta fungsi ekskresi ginjal. Metodologi: Riset ini mengadopsi rancangan observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional), melibatkan 100 partisipan laki laki dengan tingkat aktivitas fisik minim yang berprofesi sebagai pekerja kantoran di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Pita pengukur digunakan guna mengukur lingkar pinggang, sementara pemeriksaan kadar asam urat dilakukan menggunakan perangkat Point of Care Test (POCT). Analisis data secara statistik dilaksanakan melalui uji Chi-Square dengan taraf signifikansi 0,05. Temuan: Dari total partisipan, 64 orang (64%) tergolong memiliki lingkar pinggang dalam kategori obesitas sentral, sedangkan 56 orang (56%) mengalami kondisi hiperurisemia. Hasil analisis mengungkapkan adanya korelasi signifikan antara ukuran lingkar pinggang dengan kadar asam urat, ditunjukkan oleh nilai p = 0,000 (p < 0,05). Simpulan: Korelasi bermakna ditemukan antara ukuran lingkar pinggang dengan kadar asam urat pada laki laki yang memiliki pekerjaan dengan aktivitas fisik rendah. Peningkatan ukuran lingkar pinggang berbanding lurus dengan risiko terjadinya hiperurisemia. Temuan ini mengindikasikan kalau obesitas sentral berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kadar asam urat, sehingga pengendalian berat badan serta peningkatan aktivitas fisik menjadi langkah pencegahan yang sangat dianjurkan. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30061 |
| Appears in Collections: | Medical science |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| RAHMANDA ARTAMEVIA.pdf | 18.34 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.