Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/14609
Title: Evaluasi Tatalaksana Awal Kejang Demam (Febrile seizure) Pada Anak Di Rumah Sakit Haji Medan
Keywords: Tatalaksana Kejang;Kejang;Kejang Demam
Issue Date: 2020
Abstract: Kejang demam merupakan gangguan kejang yang paling umum terjadi pada usia 6 bulan sampai 60 bulan dan tidak memiliki infeksi intrakranial dan gangguan metabolik serta riwayat kejang karena epilepsi. Kejang menyebabkan kecemasan bagi orang tua dan terkadang salah dalam mengambil tindakan. Kecemasan bagi orang tua harus di kurangi sehingga tatalaksana awal saat kejang harus di pahami. Tujuan: Mengetahui tatalaksana awal yang dilakukan untuk mengatasi kejang demam pada anak di Rumah Sakit Haji Medan. Metode: Penelitian bersifat retrospektif dengan desain penelitian cross sectional dari data rekam medis anak dengan kejang demam yang memenuhi kriteria inklusi yaitu penderita kejang demam yang tercatat dalam rekam medis periode Januari – Desember tahun 2019. Hasil: Terdapat 46 rekam medis anak dengan pasien kejang demam yang terbanyak adalah berjenis kelamin laki-laki (52,2%) dan perempuan (47,8%). Kelompok usia paling banyak dijumpai adalah 6 bulan - 2 tahun (71,7%). Diagnosa paling banyak dijumpai adalah Kejang Demam Sederhana (KDS) sebanyak 67,4%. Dan durasi kejang paling banyak dijumpai yaitu <5 menit (87,0%). Anak yang mendapatkan pemberian antikonvulsan supp sebanyak 11 orang, pemberian antikonvulsan injeksi 2 orang. Tatalaksana lanjutan diberikan pengobatan intermiten pemberian diazepam oral 9 orang dan pengobatan rumatan 1 orang. Kesimpulan: Tatalaksana awal kejang demam sebagian besar tidak diberikan antikonvulsan karena kejang sudah berhenti. Hanya 23,9% diberikan antikonvulsan supp dan intravena.
URI: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/14609
Appears in Collections:Medical science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
1608260106.pdfFull Text1.41 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.