Abstract:
Rendahnya pemahaman akuntansi dan minimnya penerapan sistem
informasi akuntansi (SIA) menyebabkan UMKM sektor kuliner di Kecamatan
Medan Timur kesulitan mengelola keuangan usahanya secara efektif, sebagaimana
ditunjukkan oleh hasil pra-penelitian yang mengungkap tingginya proporsi pelaku
UMKM yang belum melakukan pencatatan keuangan secara teratur maupun
pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan
menganalisis pengaruh Pemahaman Akuntansi dan Sistem Informasi Akuntansi
terhadap Efektivitas Pengelolaan Keuangan UMKM, baik secara langsung maupun
yang dimoderasi oleh Literasi Digital. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian
kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel ditentukan menggunakan teknik
purposive sampling dengan rumus Slovin, menghasilkan 82 responden dari
populasi 448 UMKM kuliner. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner
kepada pelaku UMKM yang menjadi sampel penelitian. Teknik analisis data
menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS
SEM) dengan bantuan software SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Pemahaman Akuntansi dan Sistem Informasi Akuntansi masing-masing
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Pengelolaan Keuangan
UMKM. Selain itu, Literasi Digital terbukti mampu memoderasi (memperkuat)
pengaruh Pemahaman Akuntansi maupun Sistem Informasi Akuntansi terhadap
Efektivitas Pengelolaan Keuangan UMKM. Temuan ini menegaskan pentingnya
peningkatan pemahaman akuntansi, penerapan SIA, dan literasi digital secara
bersamaan guna mendorong pengelolaan keuangan UMKM yang lebih efektif dan
berkelanjutan.