| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui Program ekstrakurikuler Palang
Merah Remaja dalam membentuk Sikap Kepedulian Sosial Siswa di SMA Negeri
6 Medan. (2) Untuk mengetahui Peranan kegiatan ekstrakurikuler palang merah
remaja dalam membentuk sikap kepedulian sosial siswa di SMA Negeri 6 Medan.
(3) Untuk Mengetahui Faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat
peran ekstrakurikuler Palang Merah Remaja dalam membentuk sikap kepedulian
sosial siswa di SMA Negeri 6 Medan. Penelitian ini dilakukan dengan
menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah
wakil Kepala Kesiswaan, Pemnina PMR, Pelatih PMR, dan penelitian ini
melibatkan 3 Siswa-Siswi yang bergabung di Ektrakulikuler Palang Merah Remaja
SMA Negeri 6 Medan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi,
wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian
menunjukkan (1) Program kegiatan PMR dalam Membentuk Sikap Kepedulian
Sosial Siswa meliputi Pelatihan P3K, Donor Darah, Kunjungan Sosial, Simulasi
Penanggulangan Bencana, Bakti Sosial dan Kampanye Kesehatan (2)
Ekstrakurikuler PMR berperan penting dalam membentuk sikap kepedulian sosial
siswa yang ditunjukkan melalui meningkatnya kepekaan terhadap kondisi teman,
lingkungan sekolah, dan masyarakat. Keberhasilan pelaksanaan PMR didukung
oleh adanya dukungan pihak sekolah, pembina yang aktif dan kompeten, semangat
anggota PMR (3) Faktor yang mendukung dan menghambat Keberhasilan PMR
dalam membentuk sikap kepedulian sosial siswa dengan adapun faktor penghambat
meliputi keterbatasan waktu pelaksanaan kegiatan, kurangnya partisipasi sebagian
anggota, serta keterbatasan dana dan perlengkapan pendukung. Meskipun
demikian, hambatan tersebut tidak mengurangi peran PMR sebagai wadah yang
efektif dalam membentuk sikap kepedulian sosial siswa di SMA Negeri 6 Medan. |
en_US |