Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin tingginya penggunaan media digital di
kalangan peserta didik yang turut memengaruhi cara memperoleh informasi, termasuk
informasi keagamaan. Literasi keagamaan digital diperlukan agar peserta didik mampu
mengakses, memahami, menilai, dan menggunakan informasi keagamaan secara kritis,
bijaksana, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh literasi keagamaan digital terhadap sikap dan perilaku peserta didik di SMK
Swasta Budi Agung Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi
penelitian terdiri dari 441 peserta didik kelas X, XI, dan XII tahun ajaran 2026/2027, yang
terdiri atas 433 peserta didik beragama Islam dan 8 peserta didik non-Islam. Sampel
penelitian berjumlah 82 peserta didik.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert.
Instrumen penelitian terdiri atas 16 butir pernyataan untuk variabel literasi keagamaan
digital (X), 6 butir pernyataan untuk variabel sikap peserta didik (Y1), dan 8 butir
pernyataan untuk variabel perilaku peserta didik (Y2). Berdasarkan hasil penelitian,
penggunaan media digital responden menunjukkan bahwa 5 peserta didik (6,1%)
menggunakan media digital selama 1 jam per hari, 27 peserta didik (32,9%) selama 2 jam,
30 peserta didik (36,6%) selama 3 jam, dan 20 peserta didik (24,4%) lebih dari 4 jam per
hari. Skor variabel literasi keagamaan digital berada pada rentang 35–64, sedangkan skor
sikap peserta didik berada pada rentang 9–24 dan skor perilaku peserta didik berada pada
rentang 20–32. Data tersebut selanjutnya dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas,
dan analisis statistik untuk mengetahui pengaruh literasi keagamaan digital terhadap sikap
dan perilaku peserta didik. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran
mengenai peran literasi keagamaan digital dalam membentuk sikap dan perilaku peserta
didik serta menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dan guru dalam meningkatkan
pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital.