Abstract:
Pertumbuhan volume lalu lintas di kawasan perkotaan yang tidak diimbangi
dengan peningkatan kapasitas jalan dapat menyebabkan penurunan kinerja ruas
jalan, seperti kemacetan dan penurunan kecepatan kendaraan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas Jalan Tempuling di Kecamatan Medan
Tembung berdasarkan parameter volume lalu lintas, kapasitas jalan, kecepatan,
derajat kejenuhan, serta tingkat pelayanan. Metode yang digunakan adalah
pendekatan kuantitatif dengan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia
(PKJI) 2023. Data yang digunakan berupa data primer hasil survei lapangan
meliputi volume lalu lintas, kecepatan tempuh, hambatan samping, dan kondisi
geometrik jalan, serta data sekunder dari instansi terkait. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada jam puncak sore
dengan nilai sebesar 896,25 smp/jam. Kapasitas jalan diperoleh sebesar 1568
smp/jam, sehingga derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,57 yang masih berada di bawah
batas kritis (DJ < 0,85). Hambatan samping tergolong dalam kategori rendah,
namun tetap memberikan pengaruh terhadap penurunan kecepatan kendaraan.
Kecepatan arus bebas sebesar 42,5 km/jam dan kecepatan tempuh sebesar 34
km/jam, dengan waktu tempuh rata-rata 159 detik untuk panjang jalan 1,5 km.
Secara keseluruhan, kinerja ruas Jalan Tempuling masih dalam kondisi cukup baik,
namun diperlukan upaya penanganan seperti pengaturan parkir dan pelebaran jalan
guna mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas di masa mendatang.