Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER),
Current Ratio (CR), dan Total Assets Turnover (TATO) terhadap Return on Asset
(ROA) pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) periode 2019-2024. Permasalahan yang diangkat adalah fluktuasi
laba bersih dan ketidakstabilan profitabilitas pada sektor tersebut, yang dapat
dipengaruhi oleh struktur modal, likuiditas, dan efisiensi penggunaan aset. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain
penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 83 perusahaan
makanan dan mimuman yang terdaftar di BEI Periode 2019-2024. Sedangkan
sampel penelitian terdiri dari 15 perusahaan makanan dan minuman yang
memenuhi kriteria, diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data yang
digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan
yang diambil dari situs resmi Bursa Efek Indonesia. Analisis data dilakukan
dengan menggunakan regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan
koefisien determinasi (R²) untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa secara parsial, Debt to Equity Ratio berpengaruh signifikan
terhadap Return on Asset. Sementara itu, Current Ratio tidak berpengaruh
signifikan terhadap Return on Asset. Di sisi lain, Total Assets Turnover juga
berpengaruh signifikan terhadap Return on Asset. Secara simultan, ketiga variabel
independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap Return on Asset. Koefisien
determinasi menunjukkan bahwa 66,4% variasi Return on Asset dapat dijelaskan
oleh ketiga variabel tersebut.