Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio profitabilitas yang
diproyeksikan dengan Gross Profit Margin (GPM) dan Return on Assets (ROA),
serta rasio aktivitas yang diproyeksikan dengan Total Assets Turnover (TATO)
dan Accounts Receivable Turnover (ART) secara parsial maupun simultan
terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur sub-sektor Food and Beverage
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini
menggunakan jenis penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi
penelitian adalah seluruh perusahaan manufaktur sub-sektor Food and Beverage
sub-industri Processed Food yang terdaftar di BEI periode 2020–2024 sebanyak
29 emiten. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling,
sehingga diperoleh 7 perusahaan sampel dengan periode pengamatan selama 5
tahun dengan jumlah 35 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan studi
dokumentasi dari data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh
dari situs resmi BEI dan dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda
dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
secara parsial, Gross Profit Margin berpengaruh positif dan signifikan terhadap
harga saham, sedangkan Total Assets Turnover berpengaruh negatif dan signifikan
terhadap harga saham. Adapun Return on Assets dan Accounts Receivable
Turnover tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara simultan,
Gross Profit Margin, Return on Assets, Total Assets Turnover, dan Accounts
Receivable Turnover berpengaruh signifikan terhadap harga saham.