Abstract:
Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pembentukan agroindustri pakan
ternak kerbau berbahan baku tumbuhan Sijukkot (Lactuca indica L.) di Kabupaten
Samosir. Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan kajian
literatur untuk mengkaji sebaran tumbuhan Sijukkot, kondisi peternakan kerbau,
kandungan metabolit sekunder, keadaan agroindustri pakan ternak, serta peluang
pengembangan produk turunannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sijukkot
tersebar pada berbagai tipe penggunaan lahan, terutama di pekarangan, semak
belukar, dan lahan pertanian, sehingga memiliki ketersediaan bahan baku yang
melimpah dan berkelanjutan. Tumbuhan ini mengandung senyawa metabolit
sekunder berupa flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid, dan steroid yang
berpotensi memberikan manfaat sebagai antioksidan, antibakteri, antivirus,
antiinflamasi, dan imunomodulator sehingga dapat mendukung kesehatan serta
produktivitas ternak kerbau. Tingginya kebutuhan peternak terhadap pakan
berkualitas yang tersedia secara berkelanjutan, didukung oleh ketersediaan bahan
baku, kemudahan teknologi pengolahan, serta peluang pengembangan produk
pakan seperti hijauan segar, silase, hay, tepung hijauan, dan pakan fermentasi,
menunjukkan bahwa Sijukkot memiliki potensi yang besar sebagai dasar
pembentukan agroindustri pakan ternak di Kabupaten Samosir. Pembentukan
agroindustri tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya
hayati lokal, menciptakan peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan
masyarakat, serta mendukung pengembangan peternakan kerbau dan sistem
pertanian yang berkelanjutan.