Abstract:
Motor drive hidraulik merupakan komponen utama pada sistem penggerak travel
Cherry Picker JLG 860SJ yang berfungsi mengubah energi fluida hidraulik menjadi
energi mekanik berupa putaran. Kerusakan pada komponen ini dapat menyebabkan
penurunan performa alat, meningkatnya biaya perawatan, serta bertambahnya waktu
henti (downtime) yang berdampak pada produktivitas dan keselamatan operasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab utama kerusakan motor drive
hidraulik, mengevaluasi faktor pengoperasian dan perawatan yang memengaruhi
kerusakan, serta memberikan rekomendasi perbaikan dan tindakan pencegahan.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi
lapangan, wawancara, dokumentasi, pembongkaran (overhaul), inspeksi visual, dan
analisis kondisi komponen, meliputi housing, cylinder block, poros output, bearing, oil
seal, vane penyekat, serta port inlet-outlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kerusakan utama terjadi pada poros output, cylinder block, bearing, oil seal, dan vane
penyekat yang mengalami keausan, deformasi, perubahan warna akibat overheating,
serta kebocoran internal maupun eksternal. Sementara itu, housing dan port inlet-outlet
masih berada dalam kondisi baik. Faktor penyebab kerusakan meliputi kontaminasi
fluida hidraulik, penurunan kualitas pelumasan, gesekan berlebih, temperatur kerja
yang tinggi, beban operasi yang besar, serta kurang optimalnya penerapan preventive
maintenance. Perbaikan dilakukan melalui penggantian fluida hidraulik dan filter, serta
pengujian ulang setelah perakitan. Penerapan preventive maintenance secara konsisten,
inspeksi berkala, pemantauan temperatur kerja, serta peningkatan kompetensi operator
dan teknisi diharapkan mampu meningkatkan keandalan sistem hidraulik,
memperpanjang umur pakai komponen, mengurangi risiko kerusakan berulang, serta
meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasional Cherry Picker JLG 860SJ.