DSpace Repository

PENERAPAN PREVENTIVE MAINTENANCE DENGAN METODE MTTR DAN MTBF UNTUK MENINGKATKAN KINERJA MESIN PS FOAM SHEET ROLLS EXTRUDER

Show simple item record

dc.contributor.author PRATAMA, RYSZKI YUNDA
dc.date.accessioned 2026-10-26T03:09:45Z
dc.date.available 2026-10-26T03:09:45Z
dc.date.issued 2026-08-22
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32412
dc.description.abstract Mesin PS Foam Sheet Rolls Extruder merupakan mesin utama dalam proses produksi lembaran foam polystyrene di CV Multi Buana. Tingginya frekuensi kerusakan mesin menyebabkan meningkatnya downtime yang berdampak pada terganggunya proses produksi dan menurunkan produktivitas perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan penerapan preventive maintenance untuk meningkatkan keandalan mesin dan mengurangi risiko terjadinya kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen yang paling sering mengalami kerusakan serta menganalisis tingkat keandalan mesin menggunakan metode Mean Time Between Failure (MTBF) dan Mean Time To Repair (MTTR) sebagai dasar dalam penyusunan program preventive maintenance. Penelitian dilakukan selama 25 hari kerja dengan waktu operasi mesin 12 jam per hari, sehingga total waktu operasi selama penelitian adalah 300 jam. Data yang digunakan berupa data jam operasi mesin, frekuensi kerusakan, downtime, dan waktu perbaikan yang kemudian dianalisis menggunakan rumus MTBF dan MTTR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode penelitian terjadi 8 kali kerusakan dengan total downtime 26 jam dan total waktu perbaikan 20 jam. Komponen heater merupakan komponen yang paling sering mengalami kerusakan sebanyak 3 kali (37,5%), diikuti bearing sebanyak 2 kali (25%), sedangkan thermocouple, gearbox, dan screw masing-masing mengalami 1 kali kerusakan (12,5%). Hasil perhitungan menunjukkan nilai MTBF sebesar 37,5 jam dan nilai MTTR sebesar 2,5 jam. Nilai tersebut menunjukkan bahwa mesin rata-rata mengalami satu kali kerusakan setiap 37,5 jam operasi, sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu kali perbaikan rata-rata adalah 2,5 jam. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan preventive maintenance perlu difokuskan pada komponen kritis, khususnya heater dan bearing, melalui inspeksi berkala, pelumasan rutin, serta penggantian komponen sesuai umur pakainya. Penerapan program preventive maintenance yang terjadwal diharapkan dapat meningkatkan nilai MTBF, menurunkan nilai MTTR, mengurangi downtime, serta meningkatkan keandalan dan produktivitas mesin. en_US
dc.publisher umsu en_US
dc.subject Preventive Maintenance en_US
dc.subject MTBF en_US
dc.title PENERAPAN PREVENTIVE MAINTENANCE DENGAN METODE MTTR DAN MTBF UNTUK MENINGKATKAN KINERJA MESIN PS FOAM SHEET ROLLS EXTRUDER en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account