Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi usaha susu kambing
Peranakan Etawa (PE) yang memiliki kualitas produk, pengalaman usaha, dan
pelanggan tetap, tetapi masih menghadapi kendala dalam pemasaran, seperti
keterbatasan modal, promosi, pemanfaatan teknologi, kapasitas produksi,
kemasan, pencatatan keuangan, legalitas, dan variasi produk olahan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal serta menentukan
strategi pemasaran yang tepat bagi Usaha Susu Kambing Etawa Arifin Herman
Kota Binjai. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan analisis
SWOT melalui Matriks IFAS dan EFAS. Penelitian dilakukan secara purposive di
Pemerahan Susu Kambing Etawa Arifin Herman Kota Binjai dengan 10
responden. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan
dokumentasi. Analisis menggunakan rating skala 1–4 untuk mengidentifikasi
kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman usaha. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kondisi internal usaha tergolong kuat, dengan total skor IFAS sebesar 3,09,
terdiri atas kekuatan 2,41 dan kelemahan 0,68. Kekuatan utama meliputi kualitas
dan kesegaran susu, pengalaman usaha lebih dari 25 tahun, harga sesuai kualitas,
serta pelanggan tetap. Kelemahan utama meliputi keterbatasan modal, promosi
dan pemanfaatan teknologi pemasaran yang belum optimal, keterbatasan peralatan
dan tenaga kerja, kemasan, pencatatan keuangan, legalitas, serta variasi produk
olahan. Kondisi eksternal memperoleh skor EFAS sebesar 2,89, terdiri atas
peluang 2,09 dan ancaman 0,80. Peluang utama berasal dari meningkatnya
permintaan produk sehat, perkembangan teknologi dan marketplace, dukungan
pemerintah terhadap UMKM, kerja sama dengan toko atau agen, serta perluasan
pasar. Hasil analisis SWOT menghasilkan koordinat (1,73 ; 1,29) yang
menempatkan usaha pada Kuadran I, sehingga strategi yang tepat adalah strategi
SO (Strength–Opportunity). Strategi yang diprioritaskan meliputi
mempertahankan kualitas dan kesegaran susu, memanfaatkan pengalaman usaha
dan pelanggan tetap, meningkatkan pemasaran melalui teknologi dan marketplace,
mengembangkan produk olahan, memperluas kerja sama dengan toko, agen, dan
reseller, serta memperluas pemasaran ke luar Kota Binjai. Dengan demikian,
Usaha Susu Kambing Etawa Arifin Herman memiliki kondisi internal yang kuat
dan peluang pengembangan yang baik. Perbaikan pada aspek promosi, teknologi
pemasaran, produksi, kemasan, administrasi keuangan, legalitas, dan variasi
produk perlu dilakukan untuk mendukung pengembangan usaha secara optimal.