Abstract:
Permasalahan utama dalam penanganan keadaan darurat di wilayah padat
penduduk, seperti Kecamatan Medan Tembung, adalah keterlambatan respon
kendaraan keselamatan akibat kepadatan lalu lintas dan rute jalan yang tidak
efisien. Kondisi infrastruktur jalan yang sempit serta ketergantungan pada
penentuan rute manual sering kali menghambat mobilitas ambulans dan pemadam
kebakaran, sehingga meningkatkan risiko kehilangan jiwa dan harta benda.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK)
berbasis Geographic Information System (GIS) menggunakan algoritma Dijkstra
guna menentukan rute prioritas bagi kendaraan keselamatan secara cepat, akurat,
dan sistematis. Metodologi penelitian yang digunakan mencakup pemanfaatan GIS
untuk analisis data spasial jaringan jalan dan penerapan algoritma Dijkstra untuk
menghitung lintasan terpendek pada graf berbobot (simpul dan sisi). Data diperoleh
melalui observasi lapangan sebagai data primer serta pemanfaatan peta digital dari
OpenStreetMap sebagai data sekunder. Selain parameter jarak, sistem ini juga
mempertimbangkan kriteria kondisi jalan dan tingkat kemacetan dalam
menentukan bobot jalur. Pengembangan sistem dilakukan berbasis web
menggunakan library Leaflet.js untuk visualisasi peta digital. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sistem pendukung keputusan yang dikembangkan berhasil
mengintegrasikan data geografis dengan algoritma pencarian rute untuk
memberikan rekomendasi jalur tercepat menuju lokasi kejadian. Pengujian sistem
menggunakan metode Black Box Testing mengonfirmasi bahwa seluruh fitur
fungsional, mulai dari manajemen data node hingga visualisasi rute pada peta
digital, berjalan dengan baik sesuai rancangan. Kesimpulan dari penelitian ini
adalah implementasi algoritma Dijkstra berbasis GIS mampu meningkatkan
efisiensi penanganan keadaan darurat melalui penentuan rute optimal yang dapat
meminimalkan waktu tempuh kendaraan keselamatan dibandingkan metode
konvensional.