Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi organisasi Remaja
GKPI Glugur Darat Medan dalam menghadapi distraksi digital. Latar belakang
penelitian ini didasarkan pada meningkatnya penggunaan media digital yang
memengaruhi fokus, partisipasi, serta kualitas keterlibatan remaja dalam kegiatan
organisasi gereja. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan
dokumentasi terhadap lima narasumber yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan tiga
anggota aktif Organisasi Remaja GKPI Glugur Darat Medan. Analisis data
dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa bentuk distraksi digital yang paling sering dialami
anggota organisasi berasal dari penggunaan media sosial seperti WhatsApp,
Instagram, dan TikTok yang mengganggu konsentrasi saat ibadah, rapat, maupun
latihan pelayanan. Komunikasi organisasi berperan penting dalam mengurangi
dampak distraksi digital melalui penyampaian arahan, saling mengingatkan
antaranggota, pembinaan oleh pengurus dan pembina, serta penciptaan kegiatan
yang menarik sehingga anggota lebih fokus mengikuti aktivitas organisasi.
Komunikasi yang berlangsung secara dua arah juga mendorong partisipasi aktif
anggota dan memperkuat rasa kebersamaan. Namun, upaya tersebut masih bersifat
sederhana dan belum didukung oleh kebijakan atau program literasi digital yang
terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi organisasi memiliki
peran strategis dalam membangun kesadaran, kedisiplinan, dan penggunaan media
digital secara bijaksana sehingga dapat meminimalkan dampak distraksi digital
terhadap kehidupan organisasi maupun pembinaan spiritual remaja.